Sampai hari ini email marketing masih merupakan strategi pemasaran yang unggul untuk banyak bisnis di seluruh dunia.

Untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari rencana email marketing yang Anda miliki, Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap cara Anda mendekati pelanggan Anda dan hindari mengirim email massal kapanpun Anda inginkan. Email marketing yang sukses merupakan email yang dirancang sesuai dengan audiens dan juga otomatis. Jadi, inilah beberapa tips dari kami agar email automation Anda bekerja dengan lebih efektif:

1. Segmentasi

Mengirim email ke penerima yang tidak terbagi dalam beberapa kategori akan mengakibatkan pesan Anda menjadi terlalu luas dan tidak relevan dengan banyak orang. Akan tetapi, Anda dapat mengubah hal ini dengan mengirim pesan Anda ke kategori penerima tertentu seperti umur, minat, lokasi, pekerjaan, dan lain-lain. Metode ini akan memberi Anda respon positif yang lebih besar.

Tetnu, untuk melakukan segmentasi, Anda memerlukan data. Ini dapat dicapai saat Anda mengumpulkan prospek di awal atau melalui media sosial seperti Facebook dan LinkedIn.

2. Personalisasi Email

Tip ini mungkin sudah sering Anda jumpai. Terdapat banyak bukti yang menunjuk bahwa menggunakamenggunakan nama penerima email akan meningkatkan engagement. Saran kami untuk menggunakan ini dalam email Anda karena menciptakan rasa familiaritas.

3. Bicara kepada mereka

Tulis email Anda dalam Bahasa yang mudah dan sederhana, layaknya sebuah pembicaraan dengan teman Anda. Kata pengganti orang seperti ‘kamu’ atau ‘Anda’ harus digunakan dalam konten Anda dan akhirkan dengan nama Anda atau sesuatu yang melambangkan keberadaan Anda. Seluruh hal ini akan memperdalam hubungqan Anda dengan pelanggan Anda dan membuat Anda terlihat lebih bersahabat serta bisnis Anda mudah didekati.

4. Call to Action!

Masukan sebuah call to action atau ajakan, karena sangat penting dalam email marketing dan harus Anda optimalkan.

  • Tulis di bagian utama atau posisikan di tempat yang mudah dilhat
  • Gunakan kata-kata pendek — ‘dapat’ dan ‘pesan’, serupa halnya dengan ‘gratis’ dan ‘lebih’
  • Pakailah kata kerja
  • Pastikan tulisan tersebut dalam warna yang kontras sehingga mudah diperhatikan

5. Landing Page itu penting

Landing page merupakan halaman terpisah yang pembaca Anda akan ditempatkan saat memencet sebuah link atau tautan dalam email Anda. Pastikan bahwa transisi dari email ke landing page terlihat halus dan serupa. Desain yang mirip antar email dengan landing page akan menciptakan rasa percaya dan alhasil lebih banyak respon. Jadi pastikan desain Anda baik dan saling melengkapi. Kalau belum mempunyai website, bisa ditautkan ke social media profile Anda.

6. Lakukan secara perlahan

Idealnya, sebuah kampanye harus dilakukan secara perlahan agar hubungan dengan pelanggan Anda dapat bertumbuh. Hubungan pelanggan butuh waktu dan usaha untuk berkembang, dan membuat email automation campaign yang tersegmentasi dan dikirim berdasarkan interval waktu tertentu serta sudah dilakukan uji atau tes A/B akan meningkatkan hasil Anda.

7. Triggered Email dan Autoresponder

Email yang terkirim secara otomatis meningkatkan penjualan karena setiap email disesuaikan dan dikirim ke pelanggan yang memangtertarik dengan produk Anda. Di MailTarget, apabila seseorang didaftarkan menjadi subscriber melalui link yang sudah kami sediakan, maka langkah berikutnya bisa diatur untuk memberikan welcome email series, sebuah email personal otomatis, dan dikirim berdasarkan respons customer Anda. Selain pendaftaran, triggered email juga dapat diatur untuk mengirim email saat seseorang membeli barang, perayaan tahunan, dan bahkan ulang tahun,semuanya secara otomatis.

8. Uji Coba

Menguji coba dan meningkatkan kualitas email Anda secara konsisten akan memberi Anda peningkatan dalam email yang dibuka (CTR) dan penjualan Anda juga. Uji coba A/B harus dilakukan dalam subjek, isi, dan juga desain email Anda. Split testing memberi Anda pengetahuan atas apa yang bekerja dan apa yang tidak bekerja sehingga pelanggan Anda membeli produk-produk Anda.

9. Pantau

Memantau faktor-faktor berbeda dalam kampanye email marketing Anda akan memudahkan Anda untuk melakukan analisis dari kesuksesan kampanye tersebut. Terdapat beberapa key performance indicator untuk Anda ikuti,seperti tingkat pengiriman, jumlah email yang dilihat, email yang dibuka, dan lain-lain. Anda akan melihat kapan waktu terbaik untuk mengirim sebuah email, orang-orang yang mendaftar dan yang keluar dan unsubscribe. Biarkan data Anda yang berbicara.

10. Lanjutkan terus

Setelah Anda mempersiapkan sebuah email campaign berkualitas sesuai dengan batasan-batasan di atas, terus lanjutkan pengiriman email tersegmentasi, personal, dan bangun hubungan Anda dengan pelanggan Anda melalui interaksi dan emailyang lebih berkualitas kedepannya.

Mengikuti tips-tips ini sangatlah mudah. Email Anda semakin mengagumkan dan prospek baru menjadi pelanggan yang setia — penghasil berulang Anda.

Jika Anda menyukai artikel ini, kami mengirimkan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung [disini]. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru. Stay tuned!


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.