10 Tips Meningkatkan Penjualan dengan Email Marketing

Jika dibandingkan dengan sosial media, seperti Facebook dan Twitter, email marketing masih menjadi tools yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan. Studi dari DMA, email marketing mampu menghasilkan Return On Investment (ROI) sebesar 3800%. Artinya, setiap kita mengeluarkan Rp 100,- maka akan memberikan penghasilan sebesar Rp 3.800,-.

Untuk bisa mendapatkan dan meningkatkan penjualan, berikut ada 10 cara yang dapat dilakukan dengan email marketing untuk meningkatkan penjualan.

  1. Ketahui Target Pelanggan
    Cari tahu siapa target pelanggan Anda, agar pesan yang disampaikan melalui email marketing sesuai dengan ketertarikan pelanggan. Anda bisa melakukan segmentasi email dengan cara melakukan survei, membaca frekuensi, melihat data pembelian hari ini dan kemarin, dan melihat aktivitas email.

  2. Kirimkan Email Secara Konsisten
    Kami sarankan untuk mengirimkan email rutin secara konsisten kepada para pelanggan. Hal ini untuk menghindari email dianggap sebagai spam.

  3. Pastikan Pesan Tersampaikan dengan Jelas
    Jelas tidak harus panjang. Pesan yang baik adalah pesan yang singkat, namun mengandung informasi yang jelas. Jadi, pelanggan bisa langsung menangkap inti dari pesan yang dikirim melalui email marketing.

  4. Lakukan Personalisasi Email
    Membuat pelanggan merasa spesial menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan melalui email marketing. Sebaiknya mulai dengan menyapa nama pelanggan setiap kali mengirimkan email.

  5. Memaksimalkan Subjek Email
    Menulis subjek email yang menarik dapat meningkatkan persentase email Anda terbuka lebih tinggi. Selain itu, buat subjek yang bisa menggambarkan isi email agar tidak terkesan click bait.

  1. Lakukan A/B Tes Email
    Untuk bisa mengetahui apakah email marketing yang dikirim berhasil dan sesuai, maka lakukan A/B tes email untuk menguji konten seperti apa yang disukai oleh pelanggan. Manfaat lain yang bisa didapatkan bila melakukan A/B tes email, yaitu bisa meningkatkan angka open rate, click through rate dan mendapatkan pelanggan sesuai target.

  2. Siapkan Landing Page
    Adanya landing page bertujuan untuk menyiapkan tempat bagi pelanggan agar dapat melihat detail produk yang ditawarkan, sehingga pelanggan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

  3. Buat White Space sebagai Dominan
    Email yang baik harus mengandung banyak ruang kosong atau white space agar tidak memberikan kesan "penuh" pada email, sehingga pesan yang dikirimkan singkat dan jelas.

  4. Beri Informasi yang Bermanfaat
    Setiap email yang dikirim ke pelanggan sebaiknya memberikan informasi yang bermanfaat bagi pelanggan. Jangan sampai pelanggan merasa waktu mereka terbuang sia-sia hanya untuk mengecek email yang diterima.

  5. Belajar dari Kesalahan
    Setelah melakukan uji coba, kemudian analisis dan lihat email mana yang paling bisa mendapatkan banyak pelanggan dan penjualan. Lalu, dengan data yang sudah ada, maka lakukan hal yang sama pada email-email selanjutnya.

Lakukan cara-cara di atas untuk membuat pelanggan senang ketika menerima email marketing yang dikirimkan, agar pelanggan semakin sering melakukan pembelian yang kemudian dapat meningkatkan penghasilan Anda.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Kami mengirimkan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung [disini]. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru.
(/D.S)


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.