#4 Weekly Sharing : Build Your Personal Branding

Apa itu personal branding?

Berdasarkan Wikipedia, definisi dari brand yaitu “Branding mencakup nama, logo, slogan, dan/atau skema desain yang terkait dengan suatu produk atau layanan”.

Namun ternyata, definisi tersebut masih kurang tepat.

Yang dimaksud dengan branding tidak hanya sekedar nama, logo, slogan ataupun desain. Lebih dari itu, branding juga tidak bisa lepas dari awareness, trust, perception, dan reputation.

Semisal, perusahaan Anda memiliki suatu brand dengan nama, logo, slogan dan desain yang sangat keren. Akan tetapi, persepsi dan reputasi yang dimiliki oleh perusahaan Anda sangat buruk. Sehingga, tidak ada orang yang percaya untuk menggunakan produk Anda dan menghasilkan tingkat kesadaran akan brand Anda yang semakin rendah. Hmm, tentu saja desain yang sangat keren tersebut akan menjadi sesuatu yang percuma, bukan?

Brands are born of experience and reflect trust

Perception dan reputation adalah sesuatu yang akan sangat diperhitungkan dari suatu brand. Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama “Google”? Hmm, tentu saja tidak lepas dari mesin pencarian paling canggih saat ini. Reputasi dan persepsi orang mengenai brand “Google” sudah sangat positif. Tidak heran jika banyak orang yang percaya untuk menggunakannya dan saat ini Google sudah menjadi suatu brand yang sangat besar.

Gif courtesy of google.com

Jika kita mendengar kata “Coca-Cola”, tentu saja yang ada dipikiran kita berbeda ketika mendengar kata “Google”. Yups, dua brand tersebut memiliki reputasi dan persepsi yang berbeda di dalam pikiran orang-orang.

“A brand for company is like a reputation for a person. You earn reputation by trying to do hard things well.” – Jeff Bezos

Just like PERSONALITIES.

Personal branding memungkinkan setiap individu membedakan dirinya dengan orang lain secara konsisten dengan memanfaatkan nilai unik dalam diri mereka.

What is Your Brand?

Perlu diingat bahwa, what we do defines us.

Okay, ibaratkan Anda menulis sebuah CV untuk mendaftar pada suatu perusahaan. Segala sesuatu yang Anda tuliskan di dalam CV tersebut akan menggambarkan mengenai siapa Anda (awareness), bagaimana pengalaman Anda (trust), apa saja skil yang Anda miliki (reputation), dan apa saja hal-hal yang menarik minat Anda (perception). Setelah Anda diterima di dalam perusahaan tersebut, apakah semua telah selesai? Hmm, tentu saja tidak.

Ada hal-hal yang harus Anda lakukan, seperti: bekerja dengan keras, menjadi orang kepercayaan di kantor dan masih banyak lagi. Memang hal-hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan. Namun, jika kinerja Anda tidak sesuai dengan apa yang Anda tuliskan di CV tidak melepas kemungkinan bahwa perusahaan akan memberhentikan masa kerja Anda.

CV memang penting, namun bukan segalanya. Hasil kinerja Anda pada perusahaan tersebutlah yang lebih penting.

Tidak hanya itu, semua profil Anda yang dituliskan secara online, seperti: sosial media, juga menggambarkan personal branding dalam diri Anda.

Anda ingin mengetahui persepsi diri Anda di mata orang lain? Yeah, mungkin sesekali Anda dapat bertanya kepada orang lain mengenai tanggapan mereka terhadap diri Anda. Tidak ada salahnya untuk dilakukan. Setelah itu, mungkin dapat dijadikan evaluasi agar Anda dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Do it good and the Credits will follow

Ditulis oleh : Deniya Raniastri (Content Writer Intern of MailTarget)
Disunting oleh : MailTarget Team

*) Weekly sharing adalah sebuah kegiatan berdiskusi yang dilakukan oleh tim MailTarget. Para anggota tim MailTarget setiap minggunya secara bergiliran menjadi pemateri dari sesi berdiskusi tersebut.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.