5 Brand yang Mendominasi Pasar dengan Email Marketing dan Automation

Para pebisnis saat ini menggunakan email untuk meningkatkan penjualan produk. Mereka memanfaatkan email marketing dan automation untuk mendukung strategi pemasaran dan untuk memantau hasilnya.

Pelaku bisnis yang memanfaatkan email marketing dan automation melakukan pengiriman email yang personal dan relevan kepada para pelanggan. Pengiriman email-email tersebut dipicu berdasarkan tindakan para pelanggan, sehingga konten yang relevan akan dikirim hanya bila pelanggan ingin dan benar-benar membutuhkannya.

Pada artikel kali ini, kami akan sedikit bercerita mengenai 5 brand yang berhasil mendominasi pasar dengan memanfaatkan email marketing dan automation:

  1. BuzzFeed
    BuzzFeed telah berhasil membuat sebuah trend baru di dalam dunia media, bahkan BuzzFeed telah dijuluki sebagai “most visited sites on the planet”. Selain itu, BuzzFeed telah berhasil dalam melakukan program email marketing yang semakin berkembang dengan memanfaatkan automation.Fyi, BuzzFeed telah berhasil mengembangkan lebih dari 20 email newsletter yang siap melayani berdasarkan minat subscriber secara spesifik, seperti Kesehatan dan Kecantikan, Binatang Peliharaan, atau BuzzFeed News. Email adalah salah satu dari 5 cara yang mengarahkan para pelanggan ke situs web BuzzFeed. Melalui email, pengunjung bisa menghabiskan waktu sekitar 3 menit lagi di situs web mereka.Salah satu contoh favorit kami dalam penggunaan BuzzFeed untuk otomatisasi adalah pada program pendidikan mereka. BuzzFeed melakukan otomatisasi pada “4- Week Get Fit Challenge”. Setelah para subscriber melakukan sign up untuk kursus tersebut, kemudian mereka akan mendapatkan serangkaian email dengan tips mengenai cara untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.
    Apa yang bisa Anda pelajari dari BuzzFeed :

    • Bahkan situs media terbesar pun masih mengandalkan email automation untuk meningkatkan engagement customer.
    • Packaging content semenarik mungkin dalam email automation memungkinkan Anda untuk tetap berhubungan dengan para pelanggan terus-menerus.
  2. ZURB
    ZURB adalah sebuah product design company yang berlokasi di Silicon Valley, yang melayani komunitas besar dan desainer berprestasi, serta CEO perusahaan. Mereka menggunakan email untuk mendidik pelanggan mereka dan berfokus pada mengirimkan konten yang berharga, terutama konten pendidikan pada bidang desain.Menurut Daniel Codell (seorang marketer dari ZURB), ZURB memiliki beberapa newsletter untuk produk yang berbeda dan beberapa kelompok bisnis. Ketika mendengar istilah email automation untuk yang pertama kalinya, dia merasa pusing, dan berpikir tentu saja hal tersebut akan menjadi suatu hal yang membingungkan. Namun, pada akhirnya dirinya pun memberanikan diri untuk mencoba email automation dan ternyata dia mengakui bahwa sangat mudah untuk digunakan.ZURB mengimplementasikan welcome email yang telah diotomatisasi, sehingga ketika para pelanggan mendaftar untuk newsletter, mereka secara otomatis akan menerima email yang telah disesuaikan. Dan secara mengejutkan email yang dikirimkan ZURB memiliki hasil yang fantastis. Untuk welcome email, saat ini ZURB mendapatkan hasil antara 70 – 75% open rates dan 40 – 45% click-through rates.

    Apa yang bisa Anda pelajari dari ZURB :

    • Email marketing dan automation sangat mudah untuk diimplementasikan, tidak peduli seberapa banyak tingkat pengetahuan Anda secara teknis.
    • Para pelanggan akan melakukan inventasi pada email Anda, jika Anda memberikan welcome email dengan tepat waktu.
    • Anda dapat mulai mencoba email automation dengan mengotomatisasi sesuatu yang sederhana, seperti welcome email dan dari hal yang sederhana tersebut dapat menghasilkan keuntungan besar.
  3. On
    On, sebuah perusahaan sepatu lari yang berbasis di Swiss menggunakan email marketing dan automation untuk terhubung dengan pelari di seluruh dunia. Perusahaan ini memanfaatkan email automation untuk memberikan pengalaman berbelanja yang terbaik kepada para pelanggan.On tidak hanya sekedar terfokus pada garis finish saja. Mereka justru ingin terkesan memberikan perayaan bagi para pelanggannya yang baru saja akan memulai petualangan berlari, sehingga ketika para pelanggan baru mulai berlangganan, mereka akan mendapatkan welcome email yang telah diotomatisasi berisikan berbagai macam koleksi terbaru. Dalam email yang telah diotomatisasi tersebut, pelanggan juga akan menerima panduan dalam memilih sepatu, sehingga mereka dapat memilih sepatu yang tepat untuk mereka.On tidak hanya sekedar mengirimkan welcome email. On juga sangat peduli kepada para pelanggan dengan menyediakan running experience yang menakjubkan dari banyak orang dan On juga akan membantu para pelanggannya untuk memutuskan kapan saatnya membeli sepasang sepatu baru. Setelah membeli sepasang sepatu, pelanggan dapat memberikan informasi kepada On mengenai what kind of runner they are, seberapa jauh mereka berlari dan masih banyak lagi.Dengan memanfaatkan data ini, On dapat mengirimkan email automation kepada para customer untuk mengingatkan mereka tentang kapan mereka harus kembali berbelanja sepatu lari berikutnya. Tentu saja dengan memanfaatkan email automation, hal tersebut merupakan perhitungan yang mudah untuk On dan tentu saja hal itu memberikan pengalaman yang keren bagi para pelanggan.

    Apa yang dapat dipelajari dari On :

    • Anda dapat mengimplementasikan email marketing dan automation di beberapa bidang dalam bisnis Anda.
    • Anda dapat melakukan otomatisasi dalam upaya penjualan Anda, sehingga pelanggan dapat mengetahui kapan saatnya untuk melakukan pembelian kembali.
    • On sangat memberikan kesan bahwa mereka mendukung penuh kisah perjalanan para pelanggan – mulai dari perjalanan awal, tengah perjalanan, akhir perjalanan dan kemudian mengulanginya kembali.
  4. Mumsnet
    Email automation didasarkan pada pengalaman personal, dan Mumsnet, sebagai situs parenting terbesar di U.K., memberikan salah satu contoh yang paling inspiratif di luar sana.Mumsnet memahami bahwa menjadi orang tua adalah sebuah perjalanan, yang dimulai pada saat seorang wanita tahu bahwa dirinya hamil. Para pelanggan diminta untuk mengisikan *due date *masa kehamilan, kemudian Mumsnet akan mengirimkan newsletter melalui email selama masa kehamilan untuk membantu para pelanggan belajar mengenai tahap-tahap yang berbeda dalam masa kehamilan, berdasarkan seberapa jauh masa kehamilannya.Newsletter yang ditujukkan kepada para ibu hamil ini sudah sepenuhnya diotomatisasi dan menggunakan due date sebagai trigger dalam mengirimkan email. Pendekatan ini adalah contoh penggunaan otomatisasi yang benar-benar kreatif dan efektif.

    Apa yang dapat Anda pelajari dari Mumsnet :

    • Para pelanggan Anda sedang menjalani sebuah perjalanan, gunakan email marketing dan automation untuk menjadikan perusahaan Anda bagian dari perjalanan mereka.
    • Be creative! Kreatif lah dalam menciptakan suatu trigger. Anda dapat menciptakan trigger dalam email automation seperti tanggal, respon para pelanggan, joining a segment, leaving a segment dan masih banyak lagi.
  5. Apartment Therapy
    Ketika seseorang membutuhkan saran untuk membeli sofa atau tentang bagaimana memanggang ayam, mereka dapat mencari solusi dalam Therapy Apartment atau The Kitchn, dua situs tersebut merupakan sister site. Misi perusahaan tersebut adalah untuk membantu orang untuk membuat rumah mereka menjadi lebih indah, sehat dan terorganisir dengan menghubungkan mereka dengan online resource yang disediakan.Email marketing dan automation telah membuktikan bahwa dapat menjadi sebuah cara yang tepat pada Apartment Therapy untuk terhubung dengan para pelanggan dalam hal mendistribusikan konten mereka.Apartment Therapy juga membuktikan bahwa email yang telah diotomatisasi dapat membantu mereka untuk mengedukasi para pelanggan. The Kitchn memanfaatkan email automation untuk baking school yang mereka buka. Sekalinya para subscriber melakukan sign up pada sebuah kelas, maka mereka akan mendapatkan email harian mengenai berbagai macam hal tentang baking. Fakta yang mengejutkan adalah para subscriber sangat *engaged *dengan mereka, sehingga menghasilkan open dan *click-thorugh rate *yang lebih tinggi dari 55%.

    Apa yang dapat Anda pelajari dari Apartment Therapy :

    • Email yang telah diotomatisasi dapat memberikan hasil engagement yang sangat tinggi.
      – Anda dapat mendistribusikan konten pada pelanggan yang lebih spesifik lagi dengan mengirimkan konten yang tepat, waktu yang tepat dan subscriber yang tepat.

Email marketing dan automation memungkinkan perusahaan untuk terhubung dengan para subscriber pada waktu dan tempat yang tepat. Hal ini akan lebih engaged para subscriber berdasarkan siapa yang ingin membuka, membaca dan melakukan tindakan tertentu pada email Anda.

Selalu ada ruang kreatif dalam menggunakan email marketing dan automation untuk mencapai tujuan Anda.

Ayo bergabung dengan ke channel telegram MailTarget atau subscribe ke newsletter MailTarget disini.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.