Email marketing seperti yang sudah sering kami bahas di blog Mail Target, merupakan suatu cara terbaik untuk meraih pelanggan tetapi tentunya selama Anda dapat menjauhi spam folder. Walaupun Anda adalah pengirim email yang “jujur” dan tidak melakukan spamming, Anda mungkin masih bisa bermasalah dengan navigasi sistem penyaringan file yang baru, dan hal ini juga bisa membuat Anda tidak bisa menjangkau pelanggan Anda.

Berikut adalah 5 kesalahan umum yang harus dicegah:

Tidak melakukan opt-in (meminta ijin)

Penerima email harus setuju untuk menerima email dari Anda. Mengirimkan email yang tidak diminta ataupun membeli contact list itulah yang dapat mengkategorikan Anda telah melakukan spamming, bisa dibaca disini ulasannya. Tips untuk mencegahnya yakni dengan menggunakan proses double opt-in untuk meyakinkan pelanggan Anda tentang apa yang akan mereka terima dari email Anda.

Konten Spamming

Cobalah untuk mencegah kesalahan konten berikut ini:

· Menggunakan karakter khusus pada hastag yang Anda gunakan, contoh “Fr3e W!nn@r”.

· Bad links. Cobalah untuk tidak memberikan link dari situs atau yang kontennya tidak terlalu diyakini kebenarannya dan juga sebisa mungkin untuk tidak menggunakan URL shortener.

· Subject-lines yang menyesatkan. Dengan menggunakan “Re:” atau “Fwd:” jika Anda belum berkomunikasi dengan orang tersebut sebelumnya.

· Ceroboh dalam menggunakan HTML. Menggunakan HTML yang ada pada Microsoft Word dapat menambah lebih ekstra format pada kode, hal itu dapat memicu meningkatnya nilai spam Anda.

· Terlalu banyak gambar. Meletakkan teks di dalam gambar atau mengirimkan email hanya dengan gambar tanpa teks.

· Menuliskan semuanya dengan huruf kapital. Tentu saja karena tidak ada satu orang pun yang ingin “diteriaki”, maksudnya adalah jika Anda menuliskan semuanya dengan huruf kapital maka Anda akan dikira sedang marah oleh pelanggan Anda.

Masih banyak lagi sebetulnya pembahasan tentang konten yang bisa dideteksi sebagai spam oleh spam detector, tetapi kita akan membahasnya lagi di tulisan berikutnya.

Pelanggaran regulasi

Memang di Indonesia aturan bakunya masih belum jelas tentang email marketing ini. Tetapi para ISP (Internet Service Provider) telah menyortir email promosi yang melakukan pelanggaran CAN-SPAM Act pada tahun 2003. Cegahlah hal tersebut dengan memastikan bahwa….

· Tombol unsubscribe dapat terlihat di semua email.

· Anda menghormati permintaan unsubscribe dari pelanggan Anda selama kurang lebih 10 hari.

· Alamat email Anda bersifat akurat, contoh info@mailtarget.co.

· Keseluruhan subject-lines bersifat relevan satu sama lain.

Keaslian ID Pengirim email

ISPs mengotentikasi identitas pengirim email untuk memastikan bahwa email yang Anda kirimkan adalah berasal dari sumber yang sah. Mengirimkan email yang berasal dari server perusahaan yang tidak terkonfigurasi dengan benar dapat berakhir pada bendera merah. Program email marketing seperti MailTarget dapat membantu mengatasi situasi seperti ini untuk Anda.

Tidak menarik bagi penerima email Anda

Setiap pesan yang Anda kirimkan harus membuktikan relevan dan nilainya sendiri, hal ini berarti bahwa:

· Jangan mengirimkan pesan kepada orang yang belum Anda kontak selama jangka waktu 8 bulan (proses ijin dari opt-in akan stabil dalam waktu sekitar 6 bulan)

· Jangan terus mengirimkan newsletter ke kontak yang sering mengulang untuk menghapusnya tanpa melihatnya.

· Jangan mengirimkan pesan Anda selama 4 kali dalam seminggu jika opt-in Anda tidak memiliki pembaharuan secara berkala.

· Gunakan subject-lines yang menarik dan akurat.

Jika Anda mengirimkan konten yang diminta dan berarti bagi pelanggan Anda, maka kemungkinan Anda dapat terbebas dari spam folder dengan cara default. Pastikan Anda membuang atau menendang jauh-jauh 5 kesalahan di poin diatas, lalu berfokus pada mengirimkan email yang berkualitas tinggi yang akan menarik pembaca Anda.

Good luck to you!

Untuk mendapatkan informasi dan tips ‘n tricks seputar email marketing, Anda dapat bergabung di channel telegram kami. Click here to subscribe our newsletters.


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.

1