image courtesy of Google

Setelah kami sempat menuliskan berbagai macam keuntungan menggunakan email sebagai media pemasaran pada tulisan-tulisan sebelumnya, kali ini mari kita membahas mengenai kesulitan yang biasa dialami dalam mengirimkan email. Ingat sodara-sodara sekalian, tidak ada hal yang mudah untuk mencapai suatu keberhasilan. Benar, bukan?

Salah satu kesulitan dalam mengirimkan email, yaitu memastikan email yang Anda kirimkan dibuka dan dibaca. Hal ini dikarenakan banyak orang yang mengacuhkan email yang masuk. Parahnya, jika orang beranggapan bahwa email yang masuk ke akunnya adalah spam.

Lalu, bagaimana trik agar email Anda dibaca?

Kami akan mencoba untuk menjabarkannya menjadi lima poin di bawah ini:

1. Hadirkan Sesuatu yang Informatif

Konten dalam email marketing adalah hal yang sangat penting. Sekali lagi, sangat penting. Jika Anda hanya menyajikan pesan berisi “kosong” (apalagi hanya berupa tautan promosi, wow itu sangat menyebalkan. Benar-benar sangat menyebalkan), pelanggan tidak akan membuka email Anda. Oleh karena itu, perlu disiapkan secara matang konten dari email marketing yang akan Anda bagikan. Berilah sesuatu yang informatif dan inspiratif untuk para pelanggan.

2. Perhatikan Pemilihan Kata

Cari tahu kata-kata apa saja yang akan membuat pesan Anda masuk ke dalam spam list secara otomatis. Berhati-hatilah dalam pemilihan kata untuk pesan Anda. Tantangannya, ini akan sulit untuk disadari. Jika Anda memiliki penawaran bisnis, sebisa mungkin hindari kata-kata yang bisa menyebabkan Anda masuk ke dalam spam.

3. Tawarkan Produk Gratis

Cara paling mudah adalah dengan menawarkan produk gratis kepada para konsumen. Hey, let’s accept it. Who doesn’t love anything about free product? Sudah akui saja, kita tidak akan melewatkan kesempatan apapun yang berbau gratis. Pemasaran melalui email pun adalah media yang sempurna untuk menawarkan sesuatu yang gratis. Contohnya, jika Anda menjual sebuah e-book, cobalah untuk memberikan e-book gratis terhadap pelanggan namun dengan kondisi mereka harus mendaftarkan emailnya kepada Anda.

4. Berikan Pertanyaan pada Subjek Email

Trik ini seperti fungsi call-to- action dan mampu memberikan dampak yang besar. Biasanya, cara ini akan diawali dengan adanya sebuah pertanyaan mengenai sebuah masalah yang harus diselesaikan pada subjek email. Misalnya, “Kesusahan Merebut Hati Gebetan? Kami Punya Solusinya!”. Lalu pertanyaan Anda seakan- akan membuat pembaca berpikir, “Ya! Saya mempunyai masalah itu dan saya butuh solusinya.”

5. Coba Kombinasikan Berbagai Cara

Nah setelah Anda mencoba berbagai macam cara di atas, cara terakhir adalah dengan mengkombinasikan keempat cara di atas. Anda dapat memberikan pertanyaan mengenai sebuah permasalahan dan memberikan produk gratis sebagai solusinya. Bebas sodara-sodara! Tentukan sesuai kreatifitas, keinginan dan tujuan Anda. Jangan terlalu percaya mengenai mitos dalam digital marketing seperti email yang terlalu panjang tidak akan dibaca. Ohh belum tentu, tinggal bagaimana Anda mengemas konten yang Anda buat.

Mailtarget.co memiliki fitur utama berupa email marketing dan email automation. Hal itu memungkinkan Anda mengirimkan email kepada banyak pelanggan sekaligus. Selain itu Anda juga akan mendapatkan hasil analisa mengenai respons para pelanggan Anda, seperti: berapa banyak email yang terkirim, berapa banyak email yang dibuka oleh para pelanggan, dan berapa banyak pelanggan yang membuka tautan pada email tersebut.

Hmm, sounds great!

Ayo ciptakan konten yang menarik mulai hari ini!

MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh teknologi behavioural analytics e-mail automation MailTarget.