7 Tips Khusus untuk Perusahaan Travel

Apakah Anda memperhatikan, saat ini ketika seseorang ingin memesan tiket liburan mereka lebih mengandalkan situs travel? Mereka lebih memilih untuk ‘melakukannya sendiri’ saat memesan tiket pesawat, hotel, ataupun kapal daripada bergantung pada jasa perusahaan travel.

Mengapa mereka lebih memilih situs travel daripada agen travel? Mungkin ini alasannya, karena mudah, cepat, dan dapat dilakukan dimana saja, hanya dengan menggunakan perangkat mobile. Lalu bagaimana agen travel mampu bertahan dalam situasi yang seperti ini?

Agen travel pastilah mempunyai data pelanggan mereka, memanfaatkan data ini dan digabungkan dengan email marketing adalah senjata kuat bagi agen travel.

Keuntungan utama agen travel

63% pelanggan yang sign up ke agen travel akan menggunakan jasa agen yang sama lagi. Jadi, apa keuntungan utama Anda sebagai pemilik bisnis travel?

Perusahaan travel sangat beruntung dalam hal mengumpulkan data, mengapa? Karena hal itu adalah bagian dari sifat bisnis mereka. Saat sesorang menggunakan jasa perusahaan Anda, tentu saja Anda akan meminta data mereka, seperti data lokasi (tempat asal dan tempat tujuan), data tanggal (tanggal liburan, atau bisa juga tanggal ulang tahun), data budget (berdasarkan data perjalanan sebelumnya).

Tapi, Anda harus ingat, bersikap transparan dengan pelanggan sangat penting, jadi pastikan Anda membiarkan mereka mengetahui data yang Anda simpan dan mengapa.

Tahukah Anda bahwa seseorang cenderung pergi berlibur pada saat yang hampir sama setiap tahunnya? Ini adalah kesempatan besar yang harus dapat Anda manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Anda harus mampu berada dalam lifecycle ini jadi jika tahun depan mereka akan pergi berlibur lagi, yang pertama mereka pikirkan adalah jasa perusahaan Anda.

Anda sudah memiliki data pelanggan, sekarang waktunya Anda memanfaatkannya dengan baik, tapi bagaimana? Beberapa tips untuk membuat perusahaan travel Anda berbeda dengan email marketing berikut ini mungkin akan sangat membantu Anda.

  1. Timing yang tepat bukan satu kali setahun
    Meskipun seseorang cenderung liburan pada saat yang hampir sama setiap tahunnya, bukan berarti hanya itu kesempatan yang Anda miliki. Tidak ada salahnya mengirim email kepada subscriber pada waktu yang lain, siapa tahu mereka sedang ingin pergi liburan pada saat yang berbeda. Bahkan, beberapa orang lebih memilih menghindari waktu puncak liburan untuk menghindari keramaian.

  2. Tebarkan mimpi sebelum promosi
    Metode apa yang saat ini Anda gunakan dalam email marketing? Email seperti apa saja yang Anda kirimkan? Apakah hanya email promosi? Promosi tiket pesawat atau hotel misalnya. Mengirim email seperti ini bukanlah hal yang salah, tapi sangat mengganggu subscriber, mengapa? Karena belum tentu mereka sedang ingin berlibur, tapi Anda terus menawarkan diskon.

    Apa yang terlebih dahulu Anda lakukan adalah buat subscriber membayangkan sebuah destinasi wisata terlebih dahulu. Suguhkan mereka dengan email yang berisi konten berisi gambar, video, atau info kuliner sebuah destinasi wisata, buat mereka tertarik, baru Anda menawarkan promo kepada mereka.

  3. Ingatkan untuk berlibur
    Saat mereka menggunakan jasa travel Anda, tentu Anda memiliki data tentang liburan terakhir mereka, bahkan Anda mungkin memiliki data tanggal ulang tahun mereka. Anda harus memanfaatkan hal ini, ketika sedang musim liburan ingatkan mereka bahwa mereka butuh berlibur.

    Contoh kalimat email yang dapat Anda kirim : ‘Hai Nana, sudah 6 bulan sejak liburan terakhirmu ke Bali. Apakah kamu merindukan suasana di sana?’

  4. Ingatkan tentang booking yang diabaikan
    Pernahkah Anda mengalami hal ini? seseorang sudah memesan tiket, paket wisata, dan segala sesuatu melalui situs Anda, tapi tidak melanjutkan ke pambayaran. Apa yang akan Anda lakukan dalam kasus seperti ini? Anda dapat mengirimi mereka email untuk mendorong mereka menyelesaikan pembelian. Tapi email pengingat Anda harus cepat, sebisa mungkin setelah mereka melakukan pemesanan.

  5. Mudahkan mereka untuk menghubungi Anda
    Saat baru merencanakan liburan, biasanya orang-orang akan mencari nasihat, entah itu dengan datang sendir ke kantor agen travel, atau melalui chat online. Apapun caranya, pastikan Anda selalu ada untuk menjawab pertanyaan mereka.

  6. Buat diri Anda berguna
    Selain selalu siap untuk menjawab pertanyaan pelanggan, ada hal lain yang dapat Anda lakukan untuk pelanggan. Sekitar sebulan sebelum mereka bepergian, kebanyakan orang mulai meneliti hal-hal yang harus dilakukan selama liburan mereka. Mengapa tidak mengirim email yang menyarankan apa saja yang spesial dari destinasi wisata yang dipilih pelanggan? Email seperti ini mungkin tidak akan memberi Anda keuntungan dengat cepat, namun ini akan membuat brand Anda menonjol. Jadi, lain kali saat mereka ingin memesan jasa travel, mereka tahu mereka dapat mengandalkan tips dan saran dari Anda.

    Tips tambahan : Jika Anda tidak memiliki sumber daya untuk menulis konten tersebut, cukup sisipkan tautan dari situs web seperti TripAdvisor, Anda bisa menggunakan email yang sama untuk menawarkan layanan lainnya, seperti menyewa mobil.

  7. Terus bangun hubungan
    Oke, mereka sudah menggunakan jasa Anda saat pergi berlibur, apa lagi yang dapat Anda lakukan? Bagaimana Anda yakin mereka akan menggunakan jasa Anda lagi dikemudian hari? Anda dapat mengirim newsletter secara rutin tentang destinasi wisata lain dengan budget yang sama, dan jangan lupa juga untuk mengirim email penawaran khusus saat hari ulang tahun mereka. Berikan penawaran besar setelah selang 6 bulan atau satu tahun dari waktu liburan terakhir mereka.

    Selalu tingkatkan hubungan Anda dengan pelanggan, dengan cara ini bukan hal tidak mungkin mereka akan menggunakan jasa travel Anda kembali.

Apakah tips di atas berguna? Dapatkan tips lainya dengan subscribe newsletter kami di sini, atau Anda dapat bergabung dengan channel telegram MailTarget di sini.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.

MailTarget

MailTarget

We build email system with AI