image courtesy of google

Email adalah pilihan yang baik digunakan oleh para marketers. Penelitian membuktikan bahwa setiap kali perusahaan menginvestasikan uang sebesar 1 dollar maka perusahaan akan mendapatkan uang sebesar 21 dollar. Email juga merupakan suatu pilihan alat komunikasi bagi masyarakat modern. Sekitar 4,3 milyar orang di seluruh dunia memiliki akun email jika dibandingkan dengan jumlah pemilik akun Facebook yang jumlahnya hanya mencapai 1.5 milyar orang. Jadi, email adalah pilihan yang tepat untuk mempromosikan produk Anda.

Jika Anda sudah memiliki email list, Anda sudah dapat mengirimkan email marketing Anda dan lihatlah apa yang akan terjadi. Untuk meningkatkan peluang sukses Anda, maka ide terbaiknya yakni dengan memiliki email marketing plan. Dengan rencana ini, Anda akan tahu kepada siapa Anda mengirimkan email, lalu mengapa juga Anda mengirimkan email kepada mereka, dan apa yang harus Anda masukkan ke email untuk meraih marketing goals Anda. Anda juga harus memiliki strategi-strategi yang dapat mengembangkan list Anda.

A goal without a plan is just a wish..

Selanjutnya, untuk mengimplementasikan email marketing plan Anda, maka Anda akan membutuhkan email marketing software. Mengapa demikian? Pertama, jika Anda menggunakan software maka Anda akan terhubung dengan anti-spam laws. Kedua, dengan menggunakan software, Anda dapat mengatur proses pengiriman email dengan lebih mudah. Semua ini dapat dengan mudah didapatkan di MailTarget.co.

1. Apa Tujuan Anda Menggunakan Email Marketing

Sebelum Anda memulai untuk mengembangkan email list Anda dan mengirimkannya, Anda harus tahu dulu alasan mengapa Anda memulai menggunakan email untuk keperluan marketing. Alasan Anda tersebut akan menentukan target Anda dengan email Anda dan jenis dari email yang Anda kirimkan. Cara termudah untuk memahaminya yakni melalui beberapa contoh seperti di bawah ini. Berikut adalah beberapa alasan dari para perusahaan dalam menggunakan email untuk keperluan marketing mereka:

  • Tujuan dari sebuah perusahaan media yakni untuk menghasilkan tampilan halaman untuk konten mereka.
  • Membuat diskon bagi para pembeli untuk menghasilkan uang dari hasil penjualan mereka. Tujuan dari email list mereka adalah untuk mengendalikan para penjual.
  • Usaha lokal kecil ingin mengembangkan kepercayaan dari pelanggan potensial mereka. Mereka ingin menjadi prioritas pilihan dari para pelanggan potensial tersebut, maksudnya adalah untuk dijadikan pilihan utama saat customer membutuhkan layanan mereka.
  • Tujuan dari butik ingin membuat customer mereka merasa spesial, ibaratnya mereka dijadikan sebagai bagian yang unik dari butik itu.
  • Penulis blog dapat menggunakan email untuk membangun keterikatan antar para pembaca tanpa membedakan suku, ras, dan agama.
  • Perusahaan non-profit menggunakan email untuk mendapatkan dana dari hasil kerjanya.

Cari tahulah secara jelas mengapa Anda ingin memulai email marketing. Dengan mengetahui alasannya, baru Anda akan dapat mengembangkan strategi yang efektif.

2. Tentukan Audiens

Langkah selanjutnya adalah menentukan kepada siapa Anda mengirimkan email. Bukan untuk semua orang tentunya, jadi pasti Anda hanya akan mengirimkan email ke orang tertentu. Semakin Anda memfokuskan email Anda untuk para pembaca yang spesifik, maka semakin baik pula Anda dapat berinteraksi dan membuat keterikatan dengan para pembaca Anda.

Sekali lagi, coba lihatlah contoh-contoh berikut untuk membantu Anda menentukan kepada siapa Anda menulis email marketing:

  • Perusahaan media tahu mana pembaca yang ideal dan tidak. Pembaca ideal rata-rata berusia 18–35 tahun, baiasanya latar belakang mereka adalah mahasiswa atau mahasiswi. Nah, dapat disimpulkan bahwa perusahaan tersebut akan menulis konten dan mengirimkannya kepada pembaca ideal tersebut dan selanjutnya mereka akan mengembangkan strategi email mereka.
  • Anda ingin menulis email marketing untuk para ibu muda yang tidak terlalu ingin menghabiskan dana yang banyak untuk keperluan rumah tangga mereka.
  • Usaha lokal kecil, katakanlah perusahaan perkebunan yang menginginkan hasil perkebunannya melimpah.
  • Penjual barang mewah yang menjual jam-jam tangan terkenal, jadi para audiens mereka adalah pria kaya dengan pendapatan tinggi.
  • Para pembuat blog menulis tulisan dengan mengajarkan orang untuk berhemat, jadi mereka akan menargetkan email mereka untuk orang-orang agar meminimalkan budget pengeluaran mereka.
  • Peneliti atau perusahaan non-profit yang menangani tentang kanker, jadi email mereka adalah untuk orang yang selamat dari kanker dan juga para keluarga serta temannya.

Semakin Anda memahami kepada siapa Anda menulis email, maka akan semakin baik pula email yang Anda tulis. Email ditujukan untuk membangun sebuah hubungan dengan para pembaca Anda. Untuk memahami lebih dalam mengenai para pembaca Anda, ide terbaiknya yakni membuat avatar pembaca yang ideal. Atau cara lainnya yakni dengan menanyai mereka apa saja yang mereka inginkan. Saat Anda telah membuat list Anda, kirimkan email yang berisi pertanyaan tentang apa yang diinginkan oleh para pembaca Anda dan bagaimana Anda dapat memberikan cara terbaik untuk membantu mereka. Hal itu dapat memberikan Anda banyak ide yang dapat dimasukkan ke email Anda nantinya.

Nailed your niche..

3. Kembangkan List Anda

Nah, sekarang Anda sudah tahu siapa saja yang Anda inginkan untuk berada di list Anda, sekarang Anda siap untuk mengembangkan list Anda. Cara terbaik apa ya yang kira-kira dapat digunakan untuk mengembangkan list Anda? Coba berikan tawaran insentif kepada orang-orang untuk sign up. Ini adalah cara sederhana untuk memberitahukan kepada orang tentang apa saja yang akan mereka dapatkan saat setelah melakukan sign up di list Anda. Misalnya, peneliti kanker di perusahaan non-profit telah melakukan sign up ke halaman website yang bertuliskan, “Ayo Sign Up untuk menerima cerita-cerita inspiratif dari orang-orang yang hidup dengan kanker.” Jika Anda dapat membuat konten yang spesifik dengan keutungan apa saja yang akan didapatkan oleh para pembaca saat sudah sign up di list Anda, maka akan banyak orang yang melakukan sign up di list Anda. Berikut adalah contoh penawaran alternatif yang dapat Anda tawarkan kepada mereka:

  • Perusahaan media menawarkan akses gratis selama 30 hari ke konten eksklusif mereka.
  • Penulis blog menawarkan E-Book gratis atau pembelajaran gratis untuk para pelanggan baru.
  • Retailer menawarkan diskon kupon ekstra 10 persen.

Apapun jenis insentif yang Anda tawarkan harus sesuai target yakni kepada para pembaca ideal. Hal itu juga harus bersifat membantu dan cocok bagi mereka, dan buatlah mereka merasa “wow”.

4. Punyai Strategi Konten

Langkah selanjutnya yakni menulis konten kepada para pelanggan Anda. Remember, content is king. Jadi apa yang akan Anda tulis di email Anda? Jika pada langkah sebelumnya Anda telah memberikan insentif, maka konten yang Anda sajikan juga harus sesuai dan memiliki nilai bagi para pembaca Anda. Berikut adalah beberapa strategi konten yang dapat Anda kembangkan:

  • Perusahaan media dapat membagikan info update tentang berita terbaru dengan menyertakan link pada artikel dan video terakhir mereka.
  • Diskon kupon yang sudah diberikan oleh retailer harus dituliskan pada email mereka agar para pembaca tahu tentang tawaran spesial itu.
  • Perusahaan perkebunan dapat membagikan info mengenai tips berkebun kepada para pelanggannya. Dengan cara itu, para pelanggan dapat merasa terbantu dan akan memilih bisnis Anda.
  • Butik jam tangan mewah dapat membagikan cerita tentang para selebriti mana saja yang membeli dan memakai jam tangan yang sudah dibeli dari butik tersebut.
  • Penulis blog dapat menulis dengan tema hidup hemat dan membagikan info tentang bagaimana cara berhemat yang baik.
  • Perusahaan non-profit dapat berbagi cerita tentang orang-orang yang sudah mereka bantu secara donasi.

Avatar pembaca ideal yang sudah Anda kembangkan sebelumnya akan membantu Anda untuk memberikan ide konten tulisan Anda yang nantinya dapat menarik perhatian para pelanggan Anda. Jika Anda sedang tidak memiliki ide, maka lakukanlah analisis tentang para kompetitor Anda. Dengan kata lain, sign up lah pada email list kompetitor Anda, lihatlah jenis tipe email apa yang mereka kirimkan. Gunakan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut: Jenis konten apa yang mereka masukkan di email mereka? Tentang apa yang mereka tulis?

Langkah terakhir untuk mengembangkan strategi konten Anda yakni dengan memutuskan apakah Anda akan mengirim plain text atau HTML emails. HTML emails biasanya lebih kaya akan gambar dan membolehkan Anda untuk mencantumkan logo perusahaan Anda dan visual brand lainnya pada email Anda. Tapi terkadang gambar tersebut mungkin saja bisa di-blok. Sedangkan plain text email tidak mencantumkan logo atau grafik apapun, lebih terlihat sebagai personal email, jadi plain text ini bagus untuk digunakan.

5. Buatlah Jadwal Pengiriman

Sekarang adalah waktunya untuk menetapkan jadwal pengiriman email Anda. Seberapa sering Anda akan mengirimkan email Anda? Jawabannya tergantung pada waktu dan sumber yang Anda dapat untuk membuat email Anda dan tujuan yang Anda inginkan. Jadwal apapun yang ingin Anda buat itu harus sesuai dengan waktu pengiriman misalkan harian, mingguan, ataupun tahunan.

  • Daily emails, ini dapat membuat ikatan yang kuat dengan pembaca Anda. Dengan menulis setiap harinya kepada para pelanggan Anda, ini cocok bagi Anda yang penggiat UKM atau para blogger, dan disini Anda ingin memiliki pelanggan yang setia. Dampak negatif dari daily emails ini mungkin para pembaca akan merasa terganggu dan akan melakukan unsubscribe.
  • Weekly emails, mungkin tidak akan menganggu para pembaca Anda, karena disini Anda tidak mengirimkan konten setiap harinya, tetapi mungkin juga mereka menjadi tidak terlalu tertarik pada konten email Anda. Tapi jika Anda memiliki sumber tulisan yang menarik untuk weekly email, mungkin ini adalah ide yang baik.
  • Monthly emails adalah ide yang baik jika rencana Anda adalah ingin membuat agar email Anda sangat bernilai, misalnya jika setiap email memiliki kode promosi diskon dan juga membuat newsletter yang baik. Dikarenakan Anda akan jarang menulis, maka investasi yang diberikan juga lebih sedikit daripada daily atau weekly emails. Dampak negatif dari monthly emails ini adalah para pelanggan mudah lolos atau pergi dan Anda mungkin tidak terlalu tahu tentang ini.

6. Tulislah Email yang Menarik

Dari pengamatan kami, banyak yang sering mengeluhkan bahwa menulis email yang menarik itu susah. Atau membuat konten yang bagus itu susah. Sebetulnya mudah, sebagaimana Anda menceritakan layanan atau bisnis yang sedang Anda geluti kepada orang secara lisan, semudah itu pula Anda menciptakan konten yang menarik tentang bisnis Anda. Are we make any sense to anybody? Jangan merasa terintimidasi dengan hal ini, menuliskan email tidak sama seperti Anda menuliskan sastra. Faktanya adalah tulisan email yang sederhana akan lebih baik dan jika dituliskan dengan bahasa keseharian kita. Silakan baca disini dan disini untuk bagaimana melakukan storytelling.

Hal terpenting dari email Anda adalah bagian dimana Anda paling menghabiskan waktu untuk menulis yakni subject line email Anda. Dari subject line inilah yang akan menarik perhatian subscribers untuk membuka email Anda. Jika subject line Anda tidak menarik dan membosankan, maka mereka mungkin akan mengabaikannya. Kunci untuk menulis email yang baik adalah dengan menulis seperti Anda sedang menulis untuk one person. Jangan memulai email Anda dengan sapaan “Hello All” dan “You Guys”. Hal ini akan membuat para pembaca Anda seperti salah satu dari banyak subscribers yang Anda punya. Buatlah mereka merasa seperti Anda sedang menuliskan email perseorangan kepada mereka. Avatar pembaca yang sudah Anda buat sebelumnya dapat membantu Anda untuk menentukan seseorang di pikiran Anda yang akan Anda kirimi email. Setelah Anda menuliskan email Anda maka jangan lupa untuk mengecek ulang ya.

7. Tekan Send Button

Email yang baik adalah email yang dikirimkan. Anda telah menulis email Anda dan mengecek ulang setiap bagian dan kata-kata. Setelah itu maka Anda telah siap untuk mengirimkannya. Email Anda tidak harus terlalu sempurna, Anda cukup mengirimkan email yang menurut Anda itu sudah sesuai proporsi dan baik untuk para pembaca. Jika Anda sudah melakukan 6 langkah sebelumnya seperti diatas, maka email Anda siap untuk dikirimkan. Apapun yang sudah Anda lakukan, jangan terlalu menunda untuk mengirimkan email Anda hanya karena Anda merasa bahwa email Anda masih belum sempurna. Tidak email yang sempurna. Dengan cara mengirimkan email Anda dan melihat bagaimana feedback dari pembacalah, maka Anda dapat meningkatkan email Anda di kemudian hari. Akan lebih naik untuk memulai sesuatu, melihatnya berkerja, dan kemudian mendapatkan feedback dari hal tersebut.

8. Ukur Bagaimana Email Anda Bekerja

Kami tidak akan bosan untuk mengatakan “you can’t grow what you can’t measure..” Apa yang tidak bisa diukur tidak akan bisa dikembangkan. Sesimpel itu. Seperti yang sudah kami katakan sebelumya, jika Anda akan mengirimkan email marketing Anda, maka Anda perlu menggunakan email marketing software. Dengan cara ini, Anda akan aman di mata hukum. Selain itu, dari sudut pandang marketing, menggunakan email marketing software dapat mengizinkan Anda untuk melakukan pelacakan terhadap email Anda. Anda dapat melihat seberapa banyak orang yang melihat email Anda dan seberapa banyak links di email Anda yang telah diklik oleh orang-orang. Gunakan data ini untuk meningkatkan email Anda. Setelah Anda sudah sering mengirimkan email, maka Anda dapat mengetahui feedback yang Anda dapatkan dan ini dapat meningkatkan Anda untuk lebih baik dalam menulis konten email Anda selanjutnya. Lakukanlah peningkatan selalu pada email Anda. Langsung nikmati free trial kami dan rasakan manfaatnya.

Jadi apakah sekarang Anda sudah mulai menyusun email marketing plan Anda? Tidak perlu ragu dan bingung, semoga 8 langkah-langkah di atas dapat membantu Anda untuk menyusul email marketing plan Anda. Mau tahu artikel lebih banyak lagi mengenai Email Marketing? Stay tuned folks.. Atau bisa mengikuti update dari konten kami melalui channel Telegram kami disini.

MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh teknologi behavioural analytics e-mail automation MailTarget.