Hampir sepertiga dari nama 30 milyader terkaya yang baru saja diperkenalkan pada website Bloomberg Billionaires Index ini memiliki satu kesamaan yang menonjol yakni mereka meraih keberuntungannya di bidang teknologi. Nama-nama milyader terkaya yang termasuk diantaranya adalah Bill Gates, pemilik dari Microsoft, ia meraih predikat sebagai laki-laki terkaya di dunia. Kemudian disusul oleh Jeff Bezos yang merupakan pendiri dari Amazon, dan ada pula Mark Zuckerberg sebagai penggagas Facebook.

Meskipun Amerika mendominasi jumlah milyader di bidang teknologi, tidak mau kalah dengan hal tersebut, milyader dari Cina bernama Jack Ma yang merupakan founder dari Alibaba dan Pony Ma dari Tencent juga termasuk ke dalam 9 nama milyader terkaya di bidang teknologi. Pendapatan di bidang teknologi memang terbukti cukup naik turun dan persaingan terbilang cukup sengit. Kesembilan nama dari milyader terkaya tersebut merupakan buah dari self-made, terima kasih kepada perusahaan yang sekarang berdiri kuat berkat kerja keras mereka, misalnya Facebook, Microsoft, dan Google.

Yups, sekarang langsung saja kita menuju ke 9 nama milyader terkaya yang meraih keberuntungannya di bidang teknologi:

image courtesy of Business Insider Indonesia

1. Bill Gates

Total Bersih Kekayaan: $85.2 milyar

Usia: 61 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Microsoft

Pada usia 20 tahun, Bill Gates menjadi co-founder dari Microsoft dengan sahabat kecilnya, Paul Allen. Bulan-bulan sebelum hari ulang tahunnya yang ke-31, perusahaannya tampil di depan publik, hal ini menjadikan Gates sebagai milyader. Ia sendiri pernah menjadi CEO dari software titan hingga tahun 2000 dan pernah menjadi ketua, serta pemegang saham terbesar hingga tahun 2014. Meskipun ia masih menduduki perusahaannya, tetapi Gates tidak lagi aktif terlibat di Microsoft.

Gates bukan saja merupakan pria terkaya di dunia, total bersih kekayaannya meningkat hingga $10.6 milyar pada satu tahun terakhir, ia juga merupakan pribadi yang murah hati. Sejak tahun 1999, Gates beserta istrinya telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, dimana foundation ini merupakan salah satu donasi amal terkuat di dunia, mengontrol sumbangan lebih dari $40 milyar. Tujuannya sendiri yakni untuk mengatasi jutaan kemiskinan, mengurangi jumlah penderita HIV, malaria, dan infeksi penyakit lainnya. Pasangan ini juga merencanakan untuk menciptakan mobile banking bagi dua milyar orang dewasa yang tidak memiliki bank account.

Tidak berhenti disana, Gates juga merupakan co-founder dari Giving Pledge yang diluncurkan pada tahun 2010 dengan teman baiknya dan rekan kerjanya yakni Warren Buffet sebagai bentuk perjanjian untuk mendonasikan 50% atau lebih dari keuntungan mereka. Giving Pledge sendiri terhitung memiliki 156 anggota, termasuk Mark Zuckerberg dan Elon Musk.

2. Jeff Bezos

Total Bersih Kekayaan: $73.1 milyar

Usia: 53 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Amazon.com

Jeff Bezos meraih keberuntungannya dengan memperkenalkan e-commerce kepada dunia. Setelah menghabiskan waktu di bidang keuangan di Wall Street, Bezos membangun Amazon.com di garasi rumahnya di Seattle pada tahun 1994 dan mengoperasikannya secara eksklusif sebagai penyedia atau penjual buku online. Kemudian perusahaan ini dipublikasikan sekitar tiga tahun kemudian dan telah berkembang di dalam segala macam industri mulai dari furniture hingga makanan untuk konsumen Amazon, selain itu Amazon juga menyediakan produk-produk elektronik. Amazon sendiri menghasilkan $136 milyar pendapatan di tahun 2016.

Bezos juga memiliki ketertarikan di bidang lain di luar Amazon, termasuk investasinya secara pribadi untuk kepemilikan sebuah perusahaan Blue Origin, dimana perusahaan ini sukses memperkenalkan spacecraft pertamanya di tahun 2015 dan juga The Washington Post. Kekayaan dari Bezos sendiri meningkat hingga $21.9 milyar pada satu tahun terakhir.

3. Mark Zuckerberg

Total Bersih Kekayaan: $58.5 milyar

Usia: 32 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Facebook

Pada tahun 2004, Mark Zuckerberg, mahasiswa tingkat kedua di Harvard yang berusia 19 tahun ini, meluncurkan TheFacebook.com, sebuah versi yang belum sempurna, belum seperti Facebook yang seperti saat ini Anda ketahui. Zuckerberg sendiri keluar dari masa perkuliahannya dan meninggalkan status mahasiswanya untuk bekerja full-time sebagai CEO Facebook. Kemudian situs ini secara cepat meraih ketenarannya. Saat ini, Facebook dapat menarik lebih dari milyaran pengguna setiap harinya dan menghasilkan pendapatan mencapai $400 milyar. Pada usia 32 tahun, Zuckerberg menjadi salah satu yang termuda dari 50 orang terkaya di dunia. Kekayaannya meningkat hingga $11.1 milyar pada satu tahun terakhir.

Pada bulan Desember 2015, Zuckerberg beserta istrinya, Priscilla Chan berjanji untuk memberikan 99% dari kekayaan mereka seumur hidup untuk organisasi didirikan bernama Chan Zuckerberg Initiative. Selain itu, mereka mendonasikan $25 milyar untuk memerangi penyakit Ebola di tahun 2015, dan mereka memberikan $100 milyar untik mendanai publikasi Facebook untuk meningkatkan New-Jersey public-school system.

4. Larry Ellison

Total Bersih Kekayaan: $45.3 milyar

Usia: 72 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Oracle

Pada tahun 1977, Larry Ellison membangun tim bersama dua rekan kerjanya dari perusahaan elektronik untuk memulai perusahaan programming mereka, dan kontrak tersebut berakhir tidak lama setelah membangun sistem database manajemen relasi untuk CIA di bawah kode projek Oracle. Projek tersebut berkembang, dan saat ini kita kenal dengan sebutan Oracle Corp, yang menghasilkan $37 milyar pendapatan pada tahun terakhir. Ellison mengundurkan diri dari CEO di tahun 2015 setelah 38 tahun bekerja di bidang tersebut dan mengambil perannya sebagai chief technology officer.

Tech tycoon juga merupakan filantropis yang murah hati sebagai partnerships dengan grup konservasi bagi satwa liar dan Lawrence Ellison Foundation, yang mendukung organisasi yang bergerak di penelitian aging dan infeksi penyakit global. Ia juga merupakan anggota dari Bill Gates dan Warren Buffet’s Giving Pledge yang berkomitmen untuk memberikan give away setidaknya setengah dari keberuntungannya tersebut. Di tahun terakhir, kekayaan Elisson meningkat hingga $5.2 milyar.

5. Larry Page

Total Bersih Kekayaan: $42.5 milyar

Usia: 43 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Google

Sebagai mahasiswa PhD di Stanford pada tahun 1998, Larry Page membentuk tim dengan teman sekelasnya yakni Sergey Brin untuk membuat BackRub, sebuah search engine pertama. Projek ini kemudian berubah menjadi Google – sekarang disebut Alphabet, yang merupakan salah satu dari perusahaan terbesar dan menghasilkan pendapatan hingga $581 milyar. Selama beberapa tahun terakhir, total bersih kekayaan Page sendiri telah bertambah hingga $4.3 milyar.

Page mengawasi sendiri perubahan utama di struktur bisnis Google-nya di tahun 2015, dimulai dengan kreasi dari Alphabet, perusahaan yang memegang dan mengatur Google dan keseluruhan usahanya, termasuk Nest, Calico, dan Google X. Sebelumnya, ketua eksekutif dari Google ini, Page, memindahkannya menjadi Alphabet, yang menyediakan apapun mulai dari otomatisasi rumah hingga mobil yang bisa bergerak sendiri untuk kebutuhan manusia.

Page lebih mengutamakan energi alternatif dan ramah lingkungan di Palo Alto yang menggunakan energi geothermal dan rainwater.

6. Sergey Brin

Total Bersih Kekayaan: $41.6 milyar

Usia: 43 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Google

Bersamaan dengan co-founder Larry Page, Sergey Brin ikut membantu memfasilitasi dan mengatur ulang struktur dari Google dimana perusahaan ini diluncurkan pada tahun 2015. Perpindahan ini meletakkan Google di bawah auscpices dari perusahaan terikatnya yakni Alphabet, yang kemudian menjadikan Brin sebagai presidennya dan Page sebagai CEO-nya. Aplikasi Google lainnya yakni Nest dan Google X merupakan perusahaan terpisah yang juga berada di bawah atau dipayungi oleh Alphabet.

Pengaturan ulang struktur ini mengizinkan Brin untuk lebih berfokus pada eksplorasi inventif projek “moonshot” yang baru dan ide-ide baru lainnya. Dengan talenttalent yang berbakat dan sumber yang mendukung, Alphabet akhirnya telah membuat atau mewujudkan automated homes dan self-driving cars menjadi kenyataan.

Brin yang beremigrasi dari Moscow ke Amerika sejak kecil, telah menjalin hubungan dengan Page sejak tahun 1995 di Stanford, dimana keduanya waktu itu sama-sama sedang menempuh gelar PhD mereka. Tiga tahun kemudian barulah keduanya menemukan Google yang sekarang menjadi perusahan paling kuat di planet ini. Selama beberapa tahun terakhir, kekayaan Brin meningkat hingga $4.1 milyar.

7. Jack Ma

Total Bersih Kekayaan: $35.7 milyar

Usia: 52 tahun

Negara: China

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Alibaba

Jack Ma merupakan orang terkaya di China, founder dari Alibaba dan executive chairman, Jack Ma memulai bisnisnya di perusahaan internet pertama di tahun 1988 yakni China Yellowpages. Ia kehilangan kontrol dari perusahaannya untuk memiliki telcom di tahun 1996 dan memulai Alibaba tiga tahun kemudian dengan bermodalkan uang sebesar $60,000. Lima belas tahun setelah insepsi tersebut, perusahaan e-commerce memecahkan record dengan $25 milyar initial public offering, ini merupakan terbesar di dunia.

Post-IPO, bagaimanapun juga keberuntungan Alibaba, namun pada akhirnya mulai mengalami ketergelicirannya. Pendapatan perusahaan berkurang hingga 22% di tahun 2015, hal ini dipicu karena pertumbuhan ekonomi yang lambat di Cina dan kepalsuan dalam penggunaan platform perusahaan. Tetapi untungnya Jack Ma tidak begitu khawatir dengan hal tersebut, ia mengakui jika tahun 2016 merupakan waktu yang tepat untuk ekonomi di Cina, ia begitu percaya diri dengan kesuksesan Alibaba dalam jangka panjang. Selama beberapa tahun terakhir, kekayaan Ma meningkat hingga $8.4 milyar.

8. Steve Ballmer

Total Bersih Kekayaan: $27 milyar

Usia: 60 tahun

Negara: Amerika

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Microsoft

Steve Ballmer keluar dari sekolah bisnis di Stanford pada tahun 1980 untuk bergabung dengan teman Harvard-nya yakni Bill Gates di Microsoft sebagai manager perusahaan pertama, ia menghasilkan $50,000 dan mengambil peran di perusahaan tersebut. Selama masa jabatannya, Ballmer mengambil posisi sebagai vice president atau wakil ketua dari bagian marketing, wakil ketua dari sistem software, dan executive vice president di bagian sales and support, sehingga ia menjadi orang yang cukup diperhitungkan di perusahaan itu.

Ballmer kemudian menjadi CEO dari perusahaan di tahun 2000 setelah Gates mengundurkan diri, dan tetap bertanggung jawab pada software giant hingga Satya Nadella menggantikannya di tahun 2014. Saat ia bekerja di Microsoft, pendapatan perusahaan berkembang hingga 294% dan mendapatkan penghasilan sebesar 181% meskipun market share-nya telah melampaui Google dan Apple pada periode yang sama. Masih sama seperti sebelumnya, berkat kerja keras dan kesetiaannya dalam suatu perusahaanlah yang menjadikan ia kaya.

Setelah mengundurkan diri sebagai CEO, Ballmer memenuhi mimpinya untuk memiliki NBA franchise dengan membayar $2 milyar untuk membeli Los Angeles Clippers yang sekarang menjadi usaha utamanya. Total bersih kekayaan Ballmer meningkat hingga $4.8 milyar di tahun terakhir.

9. Ma Huateng

Total Bersih Kekayaan: $22.5 milyar

Usia: 45 tahun

Negara: Cina

Industri: Teknologi

Sumber Kekayaan: Self-made; Tencent Holdings

Software engineer, Ma Huateng (aka Pony Ma), penemu portal internet terbesar, Tencent Holdings di tahun 1998. Usianya saat itu 26 tahun, perusahaan Ma sendiri memiliki angka kesuksesan dan penggunaan platform-nya yang luas di portfolio-nya, termasuk juga QQ, layanan pesan instan, yang merupakan 19 website terbesar di dunia; kemudian juga ada layanan mobile-texting (WeChat) dengan hampir 800 juta pengguna; produk e-commerve (WeChat Wallet); dan komunitas online-gaming (Tencent Games) yang terbesar di Cina. Kekayaan Ma meningkat hingga $4.7 milyar di tahun terakhir.

 

Well, banyak hal yang dapat kita pelajari dari kisah milyader di atas. Untuk menjadi sukses seperti sekarang ini, tentunya ada usaha dan kerja keras di balik itu semua. Mereka awalnya juga tidak menyangka bahwa perusahaannya akan menjadi sukses pesat seperti saat ini. Kita juga dapat belajar bahwa saat mereka menjadi sukses, mereka tidak lupa untuk melakukan donasi, bahkan tidak tanggung-tanggung, donasi yang diberikan bisa mengambil setengah dari penghasilan mereka.

Jika Anda menyukai artikel ini, kami mengirimkan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung [disini]. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru. Stay tuned!

 


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.

1