Alasan Seseorang Melakukan Unsubscribe dan Bagaimana Menghindarinya

Apakah seseorang pernah melakukan unsubscribe email Anda? Jika ya, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa? Memang banyak alasan untuk hal ini, dan artikel ini akan menjelaskan mengenai alasan seseorang unsubscribe email Anda dan bagaimana Anda dapat menghindarinya.

Bagi Anda yang belum pernah mendapatkan seseorang melakukan unsubscribe, artikel ini dapat menjadi pelajaran untuk mencegah hal itu terjadi, namun jika seseorang sudah pernah unsubscribe email Anda, maka Anda dapat menjadikan artikel ini sebagai arahan agar hal itu tidak terjadi kembali.

Oke, langsung saja, berikut adalah 8 alasan seseorang unsubscribe email Anda dan solusi untuk mencegahnya.

  1. Anda membeli email list
    Demi mendapatkan banyak subscriber, banyak pebisnis yang memilih cara instan dengan membelinya. Padahal mereka pun memahami bahwa cara ini sama sekali tidak efektif. Menumbuhkan sendiri email list Anda adalah cara yang tepat.

    Anda mungkin sudah memikirkan secara matang konten yang akan dikirimkan. Namun, subscriber yang Anda peroleh melalui membeli email list tidak mengenal Anda. Jadi tidak peduli semenarik apapun konten yang Anda berikan, sangat besar kemungkinan email Anda akan ditandai sebagai spam.

    Alasan lainnya mengapa seseorang unsubscribe email Anda adalah, meskipun mereka dengan suka rela sign up dan memberikan alamat email, tujuan awal mereka adalah untuk mendapatkan e-book, atau diskon. Jika Anda menggunakan alamat email mereka untuk kemudian mengirim jenis email lain tanpa memberi tahu terlebih dahulu, mereka tidak akan suka.

    Solusinya adalah jika mereka memberikan email dengan tujuan untuk mendapatkan e-book, minta persetujuan lagi pada mereka jika Anda ingin mengirim email jenis lain kepada mereka.

  2. Mereka menerima terlalu banyak email
    Tahukah Anda bahwa salah satu alasan utama seseorang unsubscribe adalah karena Anda terlalu sering mengirim email. Tujuan Anda mungkin adalah agar mereka terus terhubung dengan Anda. Namun mengirim terlalu banyak email justru akan membuat mereka merasa terganggu.

    Pastikan Anda selalu konsisten, terutama pada rentan waktu email Anda akan dikirim, apakah 1 minggu sekali, atau 2 kali seminggu, pastikan subscriber Anda tahu frekuensi pengiriman email Anda.

  3. Email Anda tidak support mobile
    Era sudah berubah, sekarang email tidak lagi hanya dapat dibuka melalui desktop. Apa yang akan terjadi jika email Anda rusak ketika dibuka melalui perangkat mobile? Mereka tidak akan suka dan akhirnya mereka akan unsubscribe.

    Jadi saat memilih email marketing provider, pastikan Anda memilih yang memberikan fitur dimana email yang Anda kirim support dalam berbagai perangkat (seperti MailTarget).

  4. Mereka tidak mengingat Anda
    Mengirim terlalu banyak email memang membuat mereka merasa terganggu, tapi mengirim mengirim terlalu sedikit email akan membuat mereka melupakan Anda. Pikirkan dengan seksama frekuensi pengiriman email Anda.

    Pastikan juga Anda menambahkan logo dan warna yang konsisten pada setiap email yang Anda kirim untuk menunjukan brand Anda.

  5. Tidak sengaja unsubscribe
    Kedengaran aneh? Tapi memang banyak orang yang secara tidak sengaja menekan unsubscribe meskipun sebenarnya mereka tidak berniat melakukannya.

    Untuk menangani hal ini, Anda dapat memanfaatkan email automation MailTarget, dimana email konfirmasi unsubscribe akan secara otomatis dikirim bila seseorang menekan unsubscribe baik sengaja maupun tidak.

  6. Mereka tidak lagi membutuhkan Anda
    Kebutuhan seseorang selalu berubah, saat ini mereka memerlukan Anda, produk Anda, dan segala bentuk informasi yang Anda berikan. Tapi besok bukan jaminan.

    Tidak ada solusi yang tepat untuk hal ini, Anda harus membiarkan mereka pergi. Anda tidak dapat memaksa mereka tetap menyukai Anda ketika mereka sudah tidak lagi tertarik pada bisnis Anda.

  7. Mereka tidak menyukai desain email Anda
    Tahukah Anda apa lagi alasan seseorang melakukan unsubscribe? Karena mereka tidak menyukai desain email Anda, bisa jadi karena terlalu plain, tidak profesional, atau tidak seperti yang mereka harapkan.

    Solusinya tentu saja Anda harus mengirim email yang tidak hanya memiliki konten menarik, namun juga memiliki desain yang enak dipandang. Jika Anda kesulitan mendesain email seperti ini, MailTarget dapat membantu Anda.

  8. Mereka tidak tertarik dengan konten yang Anda berikan
    Keberadaan konten tidak dapat dipungkiri adalah bagian penting yang menunjukan apakah seseorang tertarik dengan email Anda atau tidak. Jika Anda memberikan konten yang tidak mereka sukai tentu mereka tanpa ragu akan melakukan unsubscribe.

    Masalah seperti ini tidak akan terjadi jika Anda menyedikan konten yang berkualitas. Bagaimana Anda melakukannya? Coba posisikan diri Anda sebagai subscriber dan lihat pada salah satu konten Anda, menurut Anda apakah konten tersebut menarik? Jika tidak, cari bahan konten yang lain.

Apakah artikel di atas menarik? Baca artikel lainya di blog MailTarget. Jangan sampai lupa untuk subscribe newsletter kami disini, atau bergabung dengan channel telegram MailTarget disini.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.