image courtesy of google

Ketika kita merancang suatu email content, menentukan apa yang akan ditulis dan merancang seberapa banyak yang harus ditulis termasuk hal yang cukup memusingkan bagi para pebisnis UKM seperti Anda.

Yups, menciptakan suatu konten bukanlah suatu perkara mudah.

Anda tentu saja ingin memberikan para pembaca informasi sebanyak-banyaknya mengenai siapa diri Anda dan apa yang Anda lakukan dalam satu email. Namun, tahukah Anda? Rata-rata orang menerima sebanyak 147 email dalam satu hari dan kenyataannya mereka tidak benar-benar membaca email-email tersebut secara keseluruhan.

Jika ingin email Anda tampil stand out dibandingkan dengan email lainnya, buatlah email yang singkat namun menarik. Kenapa singkat? Hal ini sangat penting jika para pelanggan Anda sebagian besar membuka email melalui mobile device. Wow, siapa yang akan betah melakukan scroll down untuk membaca email yang terlalu panjang dan bertele-tele penuh dengan tulisan memusingkan melalui smartphone-nya?

Kemudian, bagaimana Anda menyeimbangkan adanya kebutuhan untuk menyebarkan informasi sebanyak-banyaknya dengan kebiasaan dari para pembaca email?

Sedikit tulisan, perbanyak link.

Jika Anda ingin melakukan promosi mengenai website atau blog, menginformasikan mengenai detail suatu event atau memberitakan mengenai suatu produk, cukup tuliskan beberapa kalimat mengenai topik tersebut dan kemudian berikan link yang mengarah kepada informasi lengkap dari topik itu.
Berikan pembaca konten disertai dengan link untuk dapat mempelajarinya lebih lanjut. Link dari email yang menuju ke website Anda merupakan salah satu strategi yang bagus untuk mendorong orang agar mencari tahu lebih lanjut tanpa membuat mereka merasa bosan membaca email yang dikirimkan.

Sesuaikan antara rancangan draft dan template email yang akan digunakan.

Langkah ini harus dilakukan agar Anda dapat menyesuaikan template email dengan panjangnya draft email. Apakah template email Anda sesuai dengan kebutuhan? Apakah draft Anda terlalu panjang untuk template email tersebut? Tentu saja, hal ini dapat membantu dalam memotong konten dan hanya menampilkan konten dengan informasi yang penting untuk diketahui oleh para pembaca.

Jangan hanya tulisan, manfaatkan media yang lain.

Konten pada email Anda tidak harus berisikan teks secara keseluruhan. Anda dapat menggunakan gambar, info graphic dan juga gift untuk menceritakan sebuah cerita. Mungkin Anda juga dapat membuat gambar yang berisi link sehingga mengarah ke website Anda

Bagian terpenting adalah jangan lupa untuk melakukan eksperimen dengan mengkombinasikan langkah-langkah di atas. Jangan lupa untuk membuat tampilannya se-simple mungkin, namun pesannya tetap dapat tersampaikan dengan tepat.

Mau tahu artikel lainnya? Yuk gabung dengan channel telegram MailTarget.

MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh teknologi behavioural analytics e-mail automation MailTarget.

0