Image courtesy of unsplash.com

Menurut studi yang telah dilakukan oleh Infosys, personalisasi merupakan cara terbaru untuk bisnis Anda, 86 persen dari konsumen mengatakan bahwa personalisasi berperan dalam purchasing decisions. Kami pernah menuliskan mengenai personalisasi email marketing sebelumnya di sini.

Perusahaan besar mampu mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk menyediakan personalized service, tetapi faktanya adalah personalisasi sendiri juga dapat dilakukan oleh perusahaan atau bisnis kecil. Siapa bilang personalisasi hanya milik perusahaan besar?

Berikut adalah beberapa informasi yang akan membantu Anda untuk menyediakan personalized service baik pada market dan individual level.

Level 1: Personalisasi Berdasarkan pada Market

Langkah pertama untuk menyediakan personalized service adalah dengan memahami pelanggan Anda secara keseluruhan. Hal ini berarti Anda harus mengidentifikasi target pelanggan Anda, bisa dengan cara demografis, yakni dengan mengelompokkan mereka berdasarkan jenis kelamin, usia, lokasi, dll. Lalu kelompok ini akan belajar tentang ketertarikan satu sama lain, atau bisa juga dengan berbagi kesusahan yang dialami, jenis produk yang mereka beli, nilai-nilai yang mereka miliki, influencers mereka, social media platforms yang mereka gunakan, dsb.

Pada level satu personalisasi ini, keseluruhan informasi tersebut bisa Anda dapatkan dengan melakukan market research atau dengan melakukan survei pada data pelanggan tetap Anda. Jika Anda dapat mengumpulkan data tersebut, maka hal ini akan membantu Anda untuk mempersonalisasi level ini.

Hal terpenting adalah Anda sebaiknya mengetahui informasi apapun mengenai pelanggan Anda, bukan tentang perusahaan Anda. Kemudian Anda dapat menggunakan informasi-informasi tersebut dengan tujuan:

  • Menciptakan produk untuk menyelesaikan permasalahan atau kesusahan dari pelanggan Anda
  • Mendesain website yang sekiranya akan bermanfaat dan dapat diterima oleh pelanggan Anda
  • Menulis blog posts yang informatif dengan topik yang sesuai berdasarkan ketertarikan atau minat audiens Anda
  • Mengisi sosial media dengan links dan updates yang dapat menarik perhatian dari konsumen Anda .
  • Membuat online ads untuk menjangkau specific target market Anda

Level 2: Personalisasi Berdasarkan pada Individual

Langkah selanjutnya yakni untuk menggali lebih dalam pada individual level. Untuk melakukan ini, Anda perlu menganalisis data yang dikumpulkan dari individual customers saat mereka melakukan sign up untuk website atau newsletter atau saat mereka melakukan pembelian. Tentu akan ada banyak hal yang ingin Anda ketahui tentang masing-masing dari mereka, tetapi hal yang terpenting yakni dengan tidak membuat mereka menjadi merasa terganggu.

Mulailah dengan form yang berisi tentang informasi dasar atau minimal yang Anda perlukan untuk memulai komunikasi atau obrolan selanjutnya dengan pelanggan Anda, biasanya dapat berupa hanya nama dan email saja. Kuncinya adalah Anda bisa menambahkan informasi detail mengenai pelanggan Anda dan menjalin hubungan yang lama, serta kuat dengan pelanggan Anda. Semakin Anda dapat melakukan interaksi yang baik dengan pelanggan Anda, maka akan semakin baik pula Anda dapat membangun personalizes profiles untuk mereka dan berguna untuk mengantisipasi keinginan dan kebutuhan mereka.

Mungkin Anda juga dapat memanfaatkan purchase history. Purchase history dapat memberitahukan kepada Anda mengenai produk yang sekiranya akan mereka minati. Customer service records juga dapat membantu dalam memberitahukan Anda mengenai penilaian dari para customer tentang perusahaan Anda, baik itu penilaian baik atau buruk.

Anda dapat menawarkan diskon menarik kepada pelanggan jika mereka telah melengkapi profil detail dan menjawab pertanyaan mengenai minat mereka atau informasi bersangkutan lainnya seperti ulang tahun mereka yang dapat membuat Anda lebih dekat dengan mereka di level personal ini. Dengan mengumpulkan data tersebut, Anda dapat melakukan personalisasi di tahap level individual, termasuk:

  • Menyapa mereka sesuai dengan nama pada email kapanpun saat mereka masuk ke website dan atau pada customer service interactions
  • Mengirimkan email yang relevan tentang produk baru atau informasi relevan berdasarkan pembelian dan ketertarikan mereka sebelumnya. Yups, apalagi dengan memanfaatkan fitur email automation dari MailTarget yang akan membantu Anda dalam mengirimkan serangkaian email-email tersebut.
  • Merekomendasikan produk lainnya yang sekiranya juga mereka minati dan sesuai dengan pembelian mereka sebelumnya atau saat mereka menge-klik website Anda
  • Membagikan personalized offers, seperti kupon untuk merayakan hari ulang tahun pelanggan atau diskon untuk mendorong mereka menyelesaikan pembelian mereka di keranjang pembeliannya

Kesimpulannya adalah personalisasi di kedua tahap tersebut tujuannya adalah untuk menyediakan jenis produk atau informasi sesuai dengan keinginan pelanggan Anda. Oleh karena itu, lakukan personalisasi sebaik mungkin untuk menghasilkan kebahagiaan pelanggan Anda.

Untuk mendapatkan informasi dan tips ‘n tricks seputar email marketing, Anda dapat bergabung di channel telegram kami. Click here to subscribe our newsletters.


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.

0