Create A Good Tone for Your Email Marketing Content

Email marketing merupakan salah satu cara marketing yang baik untuk para pelaku usaha, dengan melalui email marketing dapat memudahkan para konsumen untuk mengetahui perkembangan bisnis atau kabar terbaru dari usaha Anda. Oleh karena itu, Anda perlu mendesain email campaign sebaik mungkin karena penampilan berperan penting untuk itu.

Faktor lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah dengan membuat konten yang menarik dan adanya pemilihan waktu yang pas untuk mengirimkan email newsletters Anda (kapan waktu yang tepat dalam pengiriman email? Anda dapat membacanya di sini). Satu hal yang sering dilihat dari email campaign Anda yakni voice of tones. Mengapa voice of tones sangat penting bagi email campaign Anda? Kami telah menuliskan mengenai hal tersebut di sini.

Namun bagaimana cara membangun voice of tones pada konten email marketing yang sesuai dengan image dari perusahaan Anda? Berikut adalah caranya:

Tips Pertama: Harus Konsisten

Brand recognition merupakan kuncinya apabila kita berbicara tentang pelanggan setia. Sebelum Anda memulai untuk mengirimkan email newsletters Anda, sangat perlu untuk membuat voice yang sesuai dengan budaya dari brand atau bisnis Anda.

Nada yang Anda sampaikan harus dapat menggambarkan diri Anda dengan cara yang unik, jadilah seseorang yang dapat dikenali dengan mudah oleh pelanggan Anda. Bayangkan apabila terdapat banyak pelanggan yang membaca email newsletter Anda, tetapi Anda memiliki voice yang berbeda-beda. Tentu saja para pelanggan akan merasa bingung. Oleh karena itu, ciptakan satu sytle of voice yang sama dan konsisten.

Tips Kedua: Jangan Terlalu Formal

Anda tidak sedang menulis formal essay atau proposal untuk email campaigns Anda, jadi jangan menciptakan tone yang terlalu formal. Cobalah untuk mencari proporsi yang seimbang antara menjadi seseorang yang professional atau casual. Pelanggan Anda tentu menginginkan sentuhan dari manusia pada email mereka, jadi buatlah agar percakapan Anda dengan pelanggan Anda itu mudah dibaca dan dipahami.

Tips Ketiga: Dapatkan Masukan dari Orang Lain

Aturan umum dalam email marketing adalah ketika mengedit email newsletter jangan lupa untuk melakukan pengecekan, cek dua kali atau tiga kali untuk kesalahan yang umum seperti typo atau salah pengejaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda dapat memperoleh masukan dari orang lain untuk membantu Anda tetap menggunakan conversational tone.

Tips Keempat: Buatlah Aturan

Pastikan bahwa Anda mengatur tone Anda sesuai dengan jenis konten yang akan Anda kirimkan. Misalnya, jika konten yang Anda buat berisikan tentang penjualan terbaru, maka tone yang Anda buat juga harus dapat menggambarkan profesionalitas, keunggulan, serta kemudahan yang didapatkan ketika menggunakan produk atau jasa dari perusahaan Anda. Contoh lainnya misalkan konten yang Anda buat tentang artikel kreatif atau tentang liburan, maka tone yang Anda ciptakan juga harus memiliki nuansa yang ceria agar sesuai dengan konten tersebut.

Tips Kelima: Pikirkan tentang Gambar yang Besar

Salah satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu membuat subject line yang menarik, tetapi hal tersebut tidak serta merta melupakan yang lainnya seperti membuat headlines dan images yang juga harus Anda sertakan untuk menciptakan tone dari email Anda. Oleh karena itu, Anda perlu memikirkan tentang gambar yang besar atau menarik dalam email yang akan dikirimkan.

Let’s create your own best tone of your email campaigns!

Yuk update terus informasi tentang Email Marketing dan Email Automation di channel telegram kami channel telegram MailTarget. Don’t forget to subscribe our newsletter.


MailTarget

MailTarget

We build email system with AI