IP address warm up merupakan suatu permasalahan besar bagi siapa saja yang pindah ke suatu alamat IP baru untuk melakukan pengiriman email.

Banyak sekali orang yang bertanya, “bagaimana cara melakukan warm up pada suatu IP?”. Jawaban yang dapat kami berikan adalah tidak ada. Yups, tidak ada cara yang tepat atau suatu formula khusus yang harus diikuti oleh setiap orang untuk melakukan warm up pada IP.

Image courtesy of unsplash.com

Okay, but, what is warming up means?

Yang dimaksud dengan warming up adalah tentang memperkenalkan lalu lintas email untuk menerima filter spam dengan suatu cara sehingga memungkinkan filter mengetahui bahwa ini adalah aliran email yang sah. Hal ini berarti mengirimkan email dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu, namun secara rutin dilakukan. Ketika filter spam menyesuaikan dengan jumlah email dari IP tersebut, maka email yang dapat dikirimkan melalui IP tersebut menjadi lebih banyak. Sehingga, Anda dapat meningkatkan volume email yang dikirimkan selama beberapa minggu ke depan sampai volume yang diinginkan tercapai.

Ada beberapa hal yang harus Anda ingat sehubungan dengan warming up:

  • Warming up adalah tentang volume pengiriman email yang dilakukan secara rutin pada suatu IP. Apabila Anda berhenti melakukan pengiriman email dari IP tersebut, maka Anda akan kehilangan benefit yang telah diperoleh.
  • Warming pada suatu IP tidak akan mempengaruhi apapun apabila Anda tetap melakukan suatu praktik yang buruk dalam pengiriman email. Anda hanya bisa melakukan warm suatu IP untuk reputasi email yang dikirim melalui IP tersebut.
  • Melalui warming up suatu IP akan menciptakan reputasi, namun reputasi yang bersifat tidak permanen. Mengubah email yang dikirimkan melalui IP dapat meningkatkan atau menurunkan reputasi IP tersebut.

Mari kita kembali ke pertanyaan awal, “bagaimana cara terbaik yang dapat dilakukan untuk ‘menghangatkan’ IP?”

Sekali lagi kami tegaskan, benar-benar tidak ada cara terbaik. Each IP warms differently. Akan tetapi, ada beberapa pedoman yang dapat Anda lakukan:

  1. Kirimkan email kepada para pelanggan terbaik Anda.
  2. Lakukan pengiriman email secara konsisten.
  3. Mulailah dengan seratus atau lebih email dalam satu jam.
  4. Tingkatkan hourly rate secara bertahap.
  5. Pantau terus log Anda.
  6. Jika ISP mulai mengirimkan kembali kegagalan 4xx, mungkin Anda terlalu banyak dalam mengirimkan email. Just slow down.
  7. Jangan mencoba untuk memulai IP baru dan merek domain yang baru pada saat bersamaan.

Selamat mencoba!

Ayo bergabung di channel Telegram MailTarget. Baca berbagai macam artikel seputar email marketing di blog MailTarget.  Kami menyediakan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung [disini].

 


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.

0