Pentingnya Link Unsubscribe dan Reply Email

Adanya link unsubscribe dan nama pengirim email mungkin jarang diperhatikan, meskipun sebenarnya kedua hal ini merupakan faktor penting untuk menunjukkan pelayanan yang maksimal dari suatu perusahaan.

Mengapa email yang dikirim harus memiliki link unsubscribe?

Bagi pebisnis yang telah mengalami sulitnya mengummpulkan database, pasti akan merasa sangat disayangkan jika kehilangan database tersebut. Tapi menghilangkan link unsubscribe dalam email untuk menghindari hilangnya kontak bukan pilihan yang bijak.

Memudahkan subscriber ketika ingin berhenti berlangganan email newsletter merupakan salah satu hukum dalam email marketing yang harus ditaati. Jadi, tidak menambahkan link unsubscribe dalam email, artinya palanggaran terhadap hukum yang berlaku dan bukan tidak mungkin harus siap menerima sanksi atas pelanggaran tersebut.

Selain menyalahi hukum, jika seseorang sudah tidak ingin lagi menerima email dari suatu perusahaan tapi tidak menemukan link unsubscribe, maka besar kemungkinan email tersebut akan di laporkan sebagai spam. Akibatnya reputasi pengiriman email akan menurun (selengkapnya tentang apa itu reputasi pengiriman email dapat dibaca di sini).

Cara terbaik untuk menghindari orang unsubscribe adalah dengan memberikan konten menarik juga sesuai dengan segmen subscriber, memperhatikan frekuensi pengiriman email, dan mengirim email konfirmasi ketika ada orang yang unsubscribe.

Haruskah menggunakan alamat email ‘no-reply’?

Selain ada atau tidaknya link unsubscribe, ketika melihat ke inbox, akan banyak menemukan email dengan nama pengirim mengandung no-reply atau do-not-reply, misalnya noreply@abcd.com. Banyak bisnis yang menggunakan email sender seperti ini terutama untuk email notifikasi.

Tapi, sebaiknya hindari penggunaan nama seperti itu. Adanya no-reply dalam email sender akan membuat seolah pengirim mengatakan kepada subscriber bahwa email balasan tidak akan pernah dibaca dan hal ini akan membuat pelayanan dari perusahaan dinilai buruk.

Banyak perusahaan yang beranggapan bahwa email sender tidak akan dilihat oleh subscriber, namun anggapan ini sebenarnya salah. Jadi, akan lebih baik jika email yang digunakan menggunakan nama seseorang untuk menunjukan bahwa email yang dikirim lebih friendly.

Kesimpulannya, menambahkan link unsubscribe dan email sender berupa nama sangat penting dalam email untuk menunjukkan profesionalitas dan pelayanan yang baik.

Kami mengirimkan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung disini. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru.

(I.A)


MailTarget

MailTarget

We build email system with AI