Penyebab Email Marketing Mengalami Bounce

Dalam email marketing, bounce adalah hal yang biasa ditemui. Sederhananya, bounce merupakan suatu kondisi dimana email tidak dapat terkirim kepada para pelanggan. Ada 2 jenis bounce dalam email, yaitu hard bounce dan soft bounce, untuk lebih jelasnya silakan baca di sini. Kali ini, kami akan membagikan beberapa hal-hal yang menyebabkan email mengalami bounce:

  1. Email pelanggan tidak valid
    Maksudnya yaitu email dari pelanggan tidak valid atau salah, yang mungkin disebabkan oleh beberapa hal seperti typo, kesalahan dalam memberikan email, atau untuk pengguna domain perusahaan bisa saja pemilik sudah tidak di perusahaan tersebut.

  2. Spam Filter
    Spam filter bisa saja menjadi penyebab utama bounce dalam email marketing. Algoritma spam filter yang semakin canggih sebaiknya membuat pebisnis menjadi lebih selektif terhadap isi konten dari email. Ada beberapa hal yang memengaruhi bounce email dengan spam filter.

    • Sender Reputation: Spam filter akan menilai seberapa familiar/relevan Anda dengan pelanggan Anda. Hal ini merupakan faktor utama yang dipertimbangkan dalam menentukan email acceptance oleh ISP (Internet Service Provider)
    • IP Range: Spam filter mengecek IP pengiriman email terhadap IP blacklist milik spam filter. Jika IP yang digunakan masuk dalam salah satu daftar tersebut, maka bukan tidak mungkin bahwa email akan masuk dalam spam filter.
  3. Inbox penerima penuh
    Ketika alamat email penerima memiliki banyak sekali email sehingga membuat inbox penuh, email akan mengalami bounce dan akan terkirim ketika space tersedia pada kotak masuk penerima.

  1. Server penyedia email down
    Jenis bounce yang biasa terjadi karena poin ini adalah soft-bounce, karena bersifat sementara. Penyedia email biasanya secara otomatis akan mengirimkan ulang email Anda yang mengalami soft-bounce.

  2. Penerima sibuk/Auto-Reply
    Email Anda masuk ke kotak masuk penerima, namun tidak dibuka karena mungkin penerima sedang berlibur atau kegiatan lain yang tidak memungkinkan untuk membuka email. Jika email Anda masih saja mengalami hal ini, walaupun sudah berselang beberapa waktu yang cukup lama, pertimbangkan untuk menghapus pelanggan tersebut dari daftar email Anda.

Cukup penting untuk mengenali penyebab-penyebab mengapa email Anda mengalami bounce. Dengan mengenalinya, Anda dapat merancang solusi agar terhindar dari email bounce ketika melakukan proses pengiriman email marketing.

Jika Anda tidak ingin ketinggalan perihal email marketing di Indonesia, subscribe newsletter MailTarget, dan gabung dengan channel telegram kami untuk mendapatkan berbagai macam update seputar MailTarget. Nantikan artikel selanjutnya di blog MailTarget.
(/L.K)


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.

MailTarget

MailTarget

We build email system with AI