Perbedaan Email Marketing dan Sosial Media Marketing

Email marketing dan social media marketing sekilas akan terlihat sama atau dikatakan sama, hal ini dikarenakan kedua media tersebut dapat digunakan untuk mengirimkan pesan secara langsung kepada audiens Anda yang tertarik dengan produk atau layanan dari perusahaan Anda secara online dan keduanya biasanya disertai dengan rewards atau penghargaan untuk menarik perhatian para audiens.

Meskipun terdapat persamaan antara email marketing dan social media marketing tetapi faktanya adalah kedua hal tersebut masih memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut:

  1. Segmentasi
    Segmentasi list merupakan salah satu komposisi penting untuk menciptakan email marketing yang efektif. Hal ini bertujuan agar pesan yang Anda kirimkan relevan dengan para audiens, dapat mengurangi atau mengantisipasi terjadinya unsubscribing, meningkatkan conversion rates, membantu Anda memastikan bahwa email yang diterima oleh audiens Anda akan dibaca dan kemudian dapat membantu mereka memutuskan untuk membeli produk atau layanan Anda. Nah, keuntungan ini mungkin tidak dapat Anda jumpai pada sosial media, karena biasanya pada sosial media, pesan yang dikirimkan terkadang tidak sesuai dengan ketertarikan audiens.

2. One Kind of Response
Sosial media merupakan suatu dialog. Dengan memposting tweet pada Twitter atau memperbarui status Anda di Facebook, maka audiens Anda akan melihat dan kemudian meresponnya. Hal ini serupa jika Anda menggunakan email marketing, audiens Anda akan merespon tentang pesan Anda, tetapi perbedaannya adalah email marketing lebih terkesan langsung dan mudah. Hal itu dikarenakan informasi yang disampaikan masuk langsung ke dalam inbox email mereka, bukan informasi yang dapat dibaca oleh banyak orang sekaligus seperti sosial media.

Saat Anda telah mengirimkan pesan Anda, maka audiens Anda akan melakukan satu jenis respon saja yakni purchase. Jika mereka tertarik dengan produk atau layanan Anda, maka hal selanjutnya yang akan mereka lakukan adalah melakukan pembelian.

  1. Angka Perhitungan
    Last but not least, perbedaan yang ketiga yakni email memiliki angka perhitungan. Maksudnya adalah dalam email marketing akan disertai dengan data statistik, misalnya Anda dapat melihat berapa banyak orang yang membuka serta membaca email Anda, dan berapa persentase pelanggan yang tidak membuka atau membacanya.

    Di sisi lain, pada sosial media, Anda mungkin tidak yakin dengan berapa banyak audiens yang melihat pesan dari Anda. Selain itu, email tetap akan berada pada inbox dan tetap terjaga hingga pelanggan Anda memilih untuk membuka dan membacanya.

    Baik email marketing atau social media marketing merupakan strategi marketing yang dapat bekerja dengan baik, tetapi mereka bekerja dengan caranya masing-masing. Persamaan mendasar dari kedua hal tersebut adalah keduanya yang bertujuan untuk membangun hubungan antara perusahaan dan para audiens. Keduaya sama-sama tidak bisa memberikan jaminan 100 persen tingkat konversi yang dapat dihasilkan, akan tetapi dapat meningkatkan tingkat konversi Anda selama dapat membangun hubungan yang baik dengan audiens atau pelanggan Anda.

Tidak ingin ketinggalan kabar terbaru kami? Mari bergabung ke channel telegram MailTarget atau subscribe ke newsletter kami [disini]


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.