Sejarah Perkembangan Email Marketing

Sulit dipungkiri bahwa email adalah channel terbaik untuk terus terhubung dengan pelanggan. Meskipun banyak bermunculan channel baru untuk promosi produk seperti media sosial, email marketing sebagai channel marketing tertua tetap memiliki tempat khusus tersendiri.

Buktinya adalah pengguna email yang semakin bertambah, di tahun 2016 saja lebih dari 205 miliar email dikirim setiap harinya, lebih dari 4.6 miliar akun email, dan lebih dari 2.6 miliar user aktif.

Email marketing sudah menjadi bagian dari transaksi bisnis dari mulai sesuatu yang kecil seperti membeli barang secara online sampai transaksi bisnis yang besar. Orang-orang mulai memahami apa itu email marketing, apa kegunaannya dan apa keuntungannya. Akan tetapi email marketing yang berkembang saat ini tidak dapat dipisahkan dari sejarahnya. Dengan mengetahui sejarah email marketing dapat menjadi pembelajaran tersendiri untuk lebih memahami email marketing.

Mari lihat bagaimana sejarah email marketing, dan apa saja yang berubah dalam email marketing dari waktu ke waktu.

Semua berawal dari pos

Sebelum pesan elektronik lahir, marketer mengandalkan pos untuk mengirim brosur maupun katalog. Dan masih selalu seperti itu sampai pada tahun 1971 Ray Tomlinson menggunakan email untuk mengirim promosi.

Dulu, setiap orang memiliki kotak surat, setiap hari mereka harus berjalan keluar rumah untuk mengambil isi kotak surat tersebut. Dan selebaran promosi Anda tercampur dengan surat dari teman atau keluarga mereka, tagihan-tagihan, dan brosur promosi dari marketer lain.

Sebenarnya sama halnya dengan saat ini, email Anda akan tercampur dengan email lainnya, bedanya adalah Anda sebagai pebisnis tidak perlu mencetak brosur (yang tentunya mahal).

Kelebihan lainnya email dibanding pos adalah Anda dapat menambahkan personalisasi dalam email yang dikirim, dan secara jelas menargetkan siapa yang akan mendapat email dari Anda. Sangat jelas bahwa email saat ini jauh lebih efisien dari pos.

Masa 1970an – 1980an

Melewati masa pos, tahun 70an sampai 80an adalah masa-masa dimana email marketing mulai dikenal oleh marketer. Beberapa sumber mengatakan bahwa pesan elektronik pertama yang dikirim pada tahun 1971 memiliki subjek yang sangat sederhana yaitu baris pertama keyboard “qwertyuiop”.

Pada tahun 1978, pesan elektronik pemasaran yang asal dikirim oleh marketer mulai membanjiri inbox orang-orang, atau yang kemudian di kenal sebagai “spam”. Tahun 1982, penyebutan pesan elektronik diperpendek menjadi email dan pada saat yang sama emoji pertama kali diciptakan dan digunakan.

Lahirnya internet – 1990an

Beranjak ke tahun 1991 yang dipercaya sebagai tahun lahirnya internet. Meskipun ada banyak pihak yang mengklaim sebagai penemu internet, satu hal yang pasti, internet telah mengubah cara hidup dan kerja manusia. Lahirnya internet juga membawa perubahan bisnis dalam banyak cara, terutama dalam cara berkomunikasi.

Seperti yang kita tahu, saat ini orang-orang tidak dapat lepas dari internet, mulai dari mencari informasi, sosial media, dan hal lainnya. Di tahun 90an juga, platform email mulai bermunculan seperti Hotmail (web-based email service gratis pertama).

Email marketing 2000an – sekarang

Meskipun internet sudah lahir sejak tahun 90an, marketing yang dilakukan oleh B2C kebanyakan masih melalui telepon dan bukan melalui email. Pada awal 2000an email lebih banyak digunakan oleh siswa atau perusahaan besar.

Barulah saat email dikenal sebagai alat komunikasi personal yang efisien, marketer mulai ikut memanfaatkanya dan email dari marketer mulai membanjiri inbox pengguna. Email marketing terus berkembang seiring dengan teknologi yang juga terus berkembang, seperti.

  • Lahirnya perangkat mobile
    Sebenarnya, smartphone pertama diluncurkan oleh IBM pada tahun 1992 yang dikenal dengan Simon Personal Communicator. Lama setelah itu barulah pada tahun 2007, Apple meluncurkan iPhone. Tahun 2011, dilaporkan bahwa email digunakan oleh 75% pemilik iPhone di Inggris, dan pada tahun 2012, lebih dari 40% marketing email dibuka melalui perangkat mobile.

  • Lahirnya media sosial
    Lebih jauh lagi ke masa saat ini, sosial media sedang hot, dan dipertimbangkan sebagai salah satu channel digital marketing dan bekerja dengan sangat baik terutama jika digabungkan dengan email marketing.

Email marketing dimasa depan

Email marketing terus berevolusi, dan akan terus seperti itu. Dimasa depan, bukan tidak mungkin email yang dikirim akan lebih personal dan lebih relevan lagi untuk masing-masing subscriber dan buka hanya satu segmen, sama seperti algoritma google search tapi untuk email.

Automation dan personalisasi bukan lagi hal yang sulit dan tabu, data dari setiap subscriber akan lebih mudah didapatkan dan jauh lebih detail. Intinya adalah fitur-fitur dalam email marketing akan semakin dinamis dan membuat pekerjaan jauh lebih mudah. Sejarah telah membuktikanya.

Terus tambah pengetahuan Anda dengan membaca artikel lainya di blog MailTarget. Subscribe newsletter kami disini dan dapatkan tips seputar email marketing langsung ke inbox Anda, atau Anda dapat bergabung dengan channel telegram MailTarget.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.