Strategi Diskon untuk Dongkrak Penjualan Produk

“Sebuah penjualan tanpa rencana adalah bencana.”

Itulah sebab mengapa banyak yang gagal dalam berbisnis, yaitu karena kurang matang dalam perencanaan. Salah satu yang bisa dilakukan untuk membuat bisnis lancar adalah dengan menyiapkan strategi atau taktik bisnis untuk pelanggan.

Salah satu strategi bisnis yang bisa membuat pelanggan menjadi loyal adalah dengan memberikan diskon atau potongan harga. Meski terkesan sepele, untuk membuat diskon, juga harus disiapkan beberapa strategi agar diskon yang diberikan tidak terkesan sia-sia.

Ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan sebelum memulai memberikan diskon kepada pelanggan, sebagai berikut:

  1. Identifikasi margin keuntungan, break-even point, dan markup harga yang masuk akal.
  2. Identifikasi diskon penjualan yang menguntungkan.
  3. Cari tahu strategi kompetitor terkait diskon dan promosi serupa.
  4. Pikirkan cara untuk improve penjualan tanpa menaikkan harga.
  5. Identifikasi harga jual produk selama 1 tahun terakhir.

Setelah selesai dengan langkah tersebut, maka selanjutnya Anda bisa menerapkan strategi diskon berikut untuk meningkatkan penjualan produk.

  1. Membuat Persona Harga dengan Memahami Psikologi Penetapan Harga
    Pernah melihat pebisnis yang memasang harga Rp.5.699,- daripada 5.700,-? Ini adalah penentuan harga berdasarkan psikologis. Cara ini dilakukan untuk menarik minat pembeli lebih besar lagi dan untuk meningkatkan jumlah penjualan lebih besar.

  2. Menerapkan Persentase Diskon
    Untuk memberikan insentif pembelian, tawarkan diskon berdasarkan persentase tertentu tergantung dari berapa banyak Anda ingin mengarahkan penjualan. Anda bisa mulai memberikan diskon mulai 5-10% untuk menarik minat pembeli. Andapun bisa menerapkan cara ini untuk menjual produk stok lama dengan meningkatkan jumlah diskon menjadi 25%, 50% hingga 70%.

  3. Membuat Promosi Berdasarkan Event
    Kami sangat menyarankan untuk membuat event khusus diskon di hari tertentu, untuk membuat pelanggan menanti-nanti produk terbaru Anda.
    Ini bisa menjadi branding yang bagus bagi perusahaan. Semisal, diskon khusus lebaran, tahun baru, atau event tahunan lainnya yang mana harga yang ditawarkan berbeda dengan harga biasa.

  4. Memberikan Promo Gratis Ongkir
    Salah satu sebab mengapa pelanggan tidak melanjutkan ke pembayaran adalah ketika mereka mendapati adanya ongkos kirim yang terlalu mahal. Kondisi seperti ini bisa dimanfaatkan dengan memberikan gratis ongkos kirim untuk pembelian minimal kepada pelanggan.

  5. Memberikan Free Gift
    Cara lain untuk menumbuhkan minat pelanggan adalah membuat kesepakatan dengan mereka melalui pemberian free gift atau hadiah gratis. Tarik minat pelanggan dengan memberikan free gift yang nilainya kemungkinan besar lebih dipertimbangkan oleh pelanggan.

Sebenarnya banyak strategi lain yang bisa dilakukan untuk mendongkrak penjualan. Cara-cara di atas, seperti membuat persona harga dengan memahami psikologi penetapan harga, menerapkan persentase diskon, membuat promosi berdasarkan event, memberikan promo gratis ongkir, dan memberikan free gift.

Anda menyukai artikel ini? Ikuti newsletter dari kami yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung di sini. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru.

(D.S)


MailTarget

MailTarget

We build email system with AI