Image courtesy of unsplash.com

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan bahwa dengan mengirim ulang campaign kepada subscriber yang tidak membuka email pertama adalah ide yang bagus. Anda dapat meningkatkan persentase open rates hingga 8.7 %. Cukup untuk mengubah open rates yang bagus menjadi open rates yang hebat, tapi pasti ada beberapa faktor yang membuat resend campaign menjadi lebih sukses ketimbang lainya. Anda dapat membaca artikel selengkapnya di sini.

Pertanyaan pertama adalah : berapa lama Anda harus menunggu untuk mengirim ulang suatu campaign?

Catatan : hasil dari resend campaign ini merupakan tambahan list dari hasil campaign original, dan memperlakukannya seolah itu memang bagian dari campaign original.

Hari antara original dan resend?

Jawaban : 1 sampai 3 hari

Hasil menunjukan bahwa tidak terlihat perbedaan yang besar antara 1 atau 7 hari  dalam mengirim campaign dan mengirim resend campaign (rata-rata 8.5%). Tetapi, ada penolakan dalam click rates untuk resend campaign jika dikirim lebih dari 3 hari setelah original (hari pertama sampai tiga rata-rata 5.5% dan hari diatasnya rata-rata 4.5%).

Disisi lain, data untuk unsubscribe dan komplain terlihat tinggi setelah hari ketiga (unsubscribe meningkat (rata-rata setelah hari ketiga 1.36% meningkat dari hari-hari sebelumnya dengan rata-rata 1.2% dan komplain meningkat di atas hari ketiga dengan rata-rata 0.15% sebelumnya hanya 0.13%). Ini menandakan Anda memang harus mengirim ulang campaign sebelum 3 hari dari pengiriman original.

Melakukan perubahan pada jam pengiriman?

Jawaban : ini ide yang bagus, tapi tidak untuk semua orang.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah Anda akan mendapatkan pelanggan baru yang membuka campaign Anda dengan cara melakukan pengiriman campaign pada jam yang berbeda. Untuk itu, telah diidentifikasi resend campaign yang dikirim lebih dari 8 jam sebelum dan sesudah hari dimana campaign original  dikirim. Ini termasuk resend campaign yang dikirim siang ini ketika campaign original dikirim pagi hari sebelumnya.

Hasilnya sangat membingungkan. Ada sedikit kenaikan pada open rates dan click rates saat user merubah jam pengiriman pada hari yang sama untuk resend campaign mereka. Tetapi juga ada penurunan drastis pada unsubscribe untuk user yang mengirim resend campaign pada waktu yang berbeda dalam hari yang sama. Dapat dilihat juga banyak komplain.

Seperti yang Anda tau, komplain dapat berakibat pada deliverability anda. Jika Anda memilih antara unsubscribe atau komplain, anda harus lebih memilih untuk meminalisir komplain karena hal ini akan memperburuk reputasi Anda dengan ISP dan memperkecil kesempatan Anda untuk dapat masuk ke inbox.

Seperti yang dikatakan diatas, jika Anda memiliki komplain yang rendah, Anda mungkin ingin bereksperimen dengan waktu berbeda di hari yang sama dalam mengirim resend campaign.

Kirim ulang campaign pada weekend atau weekday?

Jawaban : campur.

Data yang dihasilkan dari pertanyaan ini cukup mencengangkan. Berdasarkan user yang mengirim original campaign pada weekday dan mengirim resend campaign pada weekend. Tidak ada perbedaan yang besar pada open rates, tapi click rates jauh lebih baik bagi orang yang melakukan hal ini. Data membuktikan bahwa jika Anda mengirimkan original campaign pada weekday, Anda akan mendapatkan lebih banyak click rates jika Anda mengirim ulang campaign pada weekend. Hal yang sama terjadi pada original campaign yang dikirim saat weekend. So, mix it up!

Impact pada unsubscribe dan komplain juga sangat menakjubkan. Bagi mereka yang mengirim original campaign pada weekend, menunggu 1 atau bahkan mungkin 7 hari untuk mengirim ulang adalah sebuah disaster. Ada perbedaan besar pada unsubscribe dan komplain, hindari hal ini apapun caranya.

Tidak peduli pertanyaan apapun, resend campaign sepertinya meningkatkan unsubscribe dan komplain. Hal ini karena resend campaign tidak bekerja sebaik original campaign, tidak mendapatkan keuntungan penuh karena konten yang tidak lagi fresh. Tapi pada sisi lain, jika Anda dapat menggunakan resend campaign dengan strategi yang tepat, maka Anda akan mendapatkan lebih banyak mata yang tertuju pada campaign Anda, dan lebih banyak click retes pada konten yang telah Anda buat. Resend campaign adalah salah satu cara yang kuat untuk memaksimalkan hasil dari konten terbaik Anda.

Cari tahu informasi lain yang berguna untuk bisnis Anda pada channel telegram MailTarget. Jangan lupa subscribe newsletter kami juga untuk tips dan trik seputar email marketing.


MailTarget.co adalah sebuah SaaS (Software as a Service) startup yang berasal dari Jakarta. Kami membuat e-mail marketing automation berbasiskan cloud computing yang bertujuan untuk membantu UKM untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas lagi, didukung oleh Relevant Technology.

0