Tips Meningkatkan Penjualan Produk dengan Email Marketing

Email marketing menjadi salah satu cara agar Anda tetap terhubung dengan para pelanggan lama yang bertujuan untuk mengingatkan para pelanggan tersebut mengapa mereka pernah datang ke toko Anda dan menjaga mereka agar tetap up to date dengan apa yang terjadi pada bisnis Anda. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk memberikan apresiasi kepada para pelanggan setia dengan menawarkan berbagai macam diskon menarik atau mengingatkan para pelanggan yang sudah lama belum kembali untuk mampir ke butik online Anda.

Dengan melakukan pemanfaatan terhadap email, Anda memiliki lebih banyak ruang untuk menyampaikan pesan kepada para pelanggan tanpa harus terbatas dengan 280 karakter tweet.

Namun, apa cara terbaik yang dapat dilakukan pada suatu email campaign dan bagaimana strategi terbaik untuk meningkatkan penjualan produk melalui email marketing?

  1. Kumpulkan para pelanggan yang sukarela memberikan emailnya kepada Anda
    Berdasarkan tulisan kami sebelumnya — yang dapat Anda baca di sini, jangan pernah Anda tergiur untuk melakukan transaksi jual beli email list. Mungkin Anda dapat mengumpulkan daftar kontak dengan lebih cepat, akan tetapi Anda tidak dapat membangun hubungan lebih personal dengan para pelanggan.

  2. Sediakan pilihan untuk melakukan unsubscribe
    Hal ini termasuk bagian penting dalam email marketing. Para pembaca akan memiliki perasaan lebih aman dan nyaman ketika mereka melihat adanya pilihan untuk melakukan unsubscribe pada setiap newsletter yang dikirimkan, karena para pelanggan tahu bahwa mereka memiliki pilihan kapan saja untuk memutuskan hubungan dengan perusahaan Anda dan mereka pun tahu bahwa Anda akan menghargai keputusan mereka tersebut. Mungkin efek jangka pendek yang akan Anda alami adalah kehilangan para pelanggan, akan tetapi efek dari jangka panjangnya adalah Anda dapat membangun brand image yang professional di mata para pelanggan.

  3. Personalisasikan email Anda
    Bila memungkinkan, sapa para penerima email Anda dengan menggunakan firstname mereka. Jika Anda tidak memiliki informasi tersebut, Anda harus memikirkan suatu strategi untuk menjaga email tetap bernada akrab. Oleh karena itu, MailTarget menyediakan fitur pelabelan pada daftar kontak yang akan memudahkan Anda untuk melakukan personalisasi terhadap setiap pelanggan Anda. Sounds interesting, right?

  4. Kirim email ketika Anda memiliki penawaran diskon-diskon tertentu
    Who doesn’t love discount? Apalagi jika diskon diberikan secara khusus hanya kepada para pelanggan tertentu. Mirip dengan melakukan personalisasi email, tentu saja pembeli akan merasa senang dan merespon dengan baik untuk diskon yang dikirim kepada mereka menjelang event yang bersifat personal seperti ulang tahun dan hari jadi pernikahan. Tentu saja, Anda juga dapat mencoba mengirimkan diskon pada waktu ada hari besar, seperti Hari Ibu dan Natal. Kita semua tentu menyukai diskon, bukan?

  5. Tampilkan *up-and-coming product*ketika Anda sedang membuka waktu untuk pre-order
    Tampilkan koleksi terbaru Anda dalam email yang dikirimkan dan tawarkan juga kesempatan untuk melakukan pre-order. Hal tersebut menjadi suatu cara untuk membuat pelanggan setia Anda merasa dihargai dan juga tentu saja akan mempermudah pekerjaan Anda sebagai pelaku bisnis karena tidak perlu menjelaskan produk Anda sebanyak dua kali.

  6. Tampilkan behind the scenes of your products sneak peaks
    Newsletter Anda merupakan suatu kesempatan yang baik untuk menunjukkan kepada para pelanggan bagaimana rasanya berada dibalik layar dari kemewahan dan kesan glamour toko online Anda.

  7. Manfaatkan email untuk mengumpulkan testimonial dari para pelanggan
    Salah satu pemicu para pelanggan mau melakukan pembelian pada perusahaan Anda adalah adanya testimonial dari para pembeli sebelumnya. Namun, mengumpulkan testimonial para pelanggan tidak semudah yang Anda bayangkan.

    Jika tidak ada satupun pelanggan yang tertarik untuk memberikan testimonial, Anda dapat memberikan iming-iming berupa diskon pada pembelian berikutnya. Selain itu, Anda juga harus berjanji untuk mendengarkan semua testimonial pelanggan tidak peduli apakah mereka memberikan ulasan yang baik atau buruk.

  8. Beri apresiasi untuk para pelanggan yang loyal
    Biasanya sebagian besar pendapatan Anda secara keseluruhan justru akan datang melalui sejumlah kecil klien dan orang-orang tersebut biasanya terlibat dengan email Anda dikarenakan ingin menukarkan kupon yang didapat dari email yang dikirimkan. Pelanggan-pelanggan tersebut sama sekali tidak boleh Anda remehkan, karena pelanggan seperti itulah yang menjadikan perusahaan Anda tetap mendapatkan pendapatan.
    Beberapa ahli merekomendasikan untuk membagi para pelanggan Anda menjadi 5 tingkatan sesuai dengan tingkat loyalitas mereka. Atau mungkin Anda tidak memiliki cukup pelanggan untuk membagi mereka ke dalam 5 tingkatan. Namun, Anda harus memperhatikan pelanggan yang sering melakukan transaksi dengan perusahaan Anda dengan mengirimkan email secara insentif.

  9. Menarik para pelanggan yang sudah tidak aktif untuk datang kembali
    Seperti pada tulisan kami sebelumnya yang dapat Anda baca di sini. Jalankan email campaign dengan tujuan kepada para pelanggan yang belum mengunjungi toko Anda dalam waktu 6 sampai 12 bulan. Email yang diberi subject “we’ve missed you” bisa disertai dengan adanya penawaran khusus, seperti diskon dan juga diikuti dengan pengenalan singkat kembali mengenai brand Anda sebagai pengingat, serta apa yang akan mereka dapatkan ketika melakukan pembelian dengan perusahaan Anda. Hal tersebut bertujuan untuk menarik kembali para pelanggan agar kembali aktif.

  10. Lakukan pengiriman referral codes dengan email Anda.
    Kebanyakan orang mengaku bersedia untuk merekomendasikan produk kepada orang lain, tetapi hanya sedikit yang akan benar-benar melakukannya. Jadi, mau tidak mau Anda harus pintar-pintar mencari cara agar pelanggan merekomendasikan produk Anda kepada orang lain tanpa harus merasa terpaksa.

    Anda mungkin dapat meniru taktik yang dilakukan oleh Uber. Pada email transactional, Uber memberikan referral code kepada Anda. Kemudian Anda harus membagikan referral code tersebut kepada teman-teman Anda. Ketika teman-teman Anda menggunakan referral code tersebut, Anda akan mendapatkan potongan biaya.

    Secara tidak langsung, para pelanggan akan merekomendasikan Uber kepada teman-temannya. Tentu saja, hal tersebut akan meningkatkan tingkat transaksi dan eksistensi pada Uber. Cara yang sangat cerdas!

  11. Ingatkan para pelanggan tentang siapa Anda sesering mungkin.
    Jangan pernah berasumsi, jika seseorang telah berada di dalam email list Anda selama berbulan-bulan maka mereka sudah pasti tahu dan ingat apa yang Anda lakukan. Oleh karena itu, sisipkan call-to-action pada email agar para pelanggan dapat mencari info lebih lanjut tentang perusahaan Anda.

  12. Ucapkan terima kasih.
    Mungkin hal ini terdengar sangat sepele, akan tetapi ucapan terima kasih yang terdengar tulus dapat membuat semua orang merasa senang dan dapat membantu Anda agar terhubung secara emosional dengan para pelanggan.

Mungkin tidak setiap tips di atas akan cocok digunakan oleh perusahaan Anda. Silakan Anda lakukan implementasi tips di atas sesuai dengan kebutuhan. Selamat mencoba!

Pastikan Anda terus mendapatkan informasi dan tips ‘n tricks seputar dunia email marketing. Yuk bergabung dengan channel telegram kami di sini or click here to subscribe our newsletters.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.